So this is the picture of test packs which show me the result that I'm positive pregnant. Okay I will use Bahasa Indonesia from here to tell the story. Because it's more expressive to tell it in Bahasa.
Jadi kemarin ini saya beli test pack strip yg kecil di minimarket (di foto test packnya yg di bagian bawah yg kecil) karena tumben-tumbenan telat datang bulannya. Baru telat sehari dua hari sih, tapi aneh aja ga biasanya saya telat. Biasanya selalu lancar bahkan lebih cepat datang bulannya. Karena penasaran akhirnya saya beli deh test pack.
Nah tadi siang saya coba test urine pakai test packnya. Awalnya yg keliatan cuma satu garis, terus yaudah pikirku berarti belum hamil cuma telat datang bulan aja. Eh ga lama tiba-tiba garis satunya lagi muncul tapi samar-samar. Bulan sebelumnya juga pernah cek, tapi cuma satu garis aja. Nah ini ada dua garis tapi samar-samar garis yang keduanya. Jadi bingung ini sebenernya gimana ya, positif apa negatif. Karena sangat penasaran tapi udah berharap banget, akhirnya saya memutuskan untuk beli test pack lagi, tapi kali ini yang agak mahalan biar lebih yakin.
Sorenya saya diantar sama kakak saya ke apotik terdekat untuk beli test pack yang agak mahalan. Harganya 50rb an. Kalau yang kecil harganya sekitar 25rb an. Lalu barusan aja, malam ini saya cek lagi pas mau buang air kecil. Ternyata alhamdulillah hasilnya lebih jelas ada dua garis yang tegas, ga samar-samar lagi. :') Senang banget tentunya, tapi agak grogi juga karena ini kehamilan pertama.
Oya sekarang ini saya lagi menginap di rumah mama saya, jadi hanya mama dan kakak saya yang mengetahui hal ini. Suami belum saya kasih tau, hehee, sengaja mau kasih kejutan besok pas pulang ke rumah suami. Kalau kasi tau lewat WhatsApp ga seru, ga bisa lihat ekspresinya pas tau saya hamil. Hehee. Saya mau liat ekspresinya langsung nanti pas saya kasi lihat test packnya. :D
Sebenarnya 2 bulan ke belakang saya sempat agak hopeless karena belum kunjung hamil. Seperti yang teman-teman ketahui, saya udah cukup berumur (udah di pertengahan 30an), saya ragu-ragu apakah saya bisa hamil atau tidak di umur segini. Pas cek pakai test pack sebulan setelah nikah dan hasilnya cuma satu garis alias negatif, saya langsung sedih. Terus bulan berikutnya juga saya datang bulan lagi, makin tambah sedih lah saya. Belum lagi orang-orang disekitar saya terus bertanya saya udah 'isi' apa belum, yang menurut saya itu pertanyaan yang sangat membuat saya tambah down. Tapi saya maklumi sih, soalnya saya baru aja nikah, jadi orang-orang pasti penasaran udah hamil belum ya. Malah ada yang sampai bilang, bulan depan jangan sampai datang bulan lagi ya, harus udah isi. Lah, langsung saja saya menimpali, memangnya saya yang bisa mengatur kapan saya hamil. Kan kita bisa hamil atau ga itu murni karena kuasa Allah semata, Allah yang menentukan. Hanya Allah yang bisa mengatur bertemunya sel telur dengan sperma, juga hanya Allah yang nantinya bisa meniupkan ruh ke janin yang dikandung dalam rahim. Meskipun manusia bisa berusaha dengan cara bayi tabung, dll tapi pada hakikatnya kalau Allah belum kasih nyawa ke janinnya, ya ga akan terjadi. Intinya kita bisa punya anak atau ga, itu murni karena pemberian Allah semata. Kita ga bisa ngatur-ngatur kapan kita bisa hamil.
Semenjak saya nikah dan belum hamil-hamil kemarin ini, saya langsung lebih sensitif / peka kalau mau tanya ke orang lain apakah sudah hamil atau belum. Karena ternyata pertanyaan itu bisa sangat menyinggung perasaan orang. Saya mohon maaf ya yang sebesar-besarnya sama teman-teman yang pernah saya tanya tentang sudah hamil apa belum, saya juga sempat ga peka soal ini. Setelah merasakan sendiri sedihnya ditanya-tanya, saya jadi tau bahwa ini bukan pertanyaan yang pantas. Malah bisa menjadi beban buat orang lain.
Oya sebelumnya saya dan suami juga sempat berbicara dari hati ke hati bagaimana seandainya saya ga bisa hamil. Kita sampai berpikiran apa kita usaha dengan cara bayi tabung, tapi udah pasti mahal, akhirnya kita baca-baca aja di internet tentang kiat-kiat promil. Tidak lupa kita juga sempatkan berdoa di saat-saat yang mustajab untuk memanjatkan keinginan kita kepada Allah SWT. Suami saya juga tetap berpikiran positif dengan cara terus usaha. Tapi namanya juga wanita ya, pasti gugup kalau udah sampai beberapa bulan belum hamil juga. Karena saya sempat baca-baca kisah pasangan yang setelah 10 tahun baru dikaruniai anak. Saya jadi berpikir baru juga berapa bulan nikah udah putus asa. Belum sampai 10 tahun. Yauda saya pikir saya usahakan pertama dengan doa, kedua baca-baca artikel bagaimana caranya agar bisa hamil, lalu saya sempat terpikir juga apa beli obat-obatan herbal untuk memudahkan kehamilan, tapi saya pikir nanti dulu deh. Lalu saya juga mulai mengurangi kafein (kopi), karena yang saya baca kurang bagus untuk yang ingin hamil. Suami juga sempat memberi saran untuk mengurangi berat badan, karena saya cukup obesitas, mungkin juga bisa jadi penyebab belum hamil. Yauda sesekali saya aerobik kalau lagi mood, hehee, biar berat badan turun.
Eh ga disangka ternyata hari ini Allah jawab doa saya (juga doa mama saya sepertinya, karena mama juga mendoakan) agar bisa memiliki keturunan, yang insyaa Allah sholeh / sholehah. Alhamdulillah, sekali lagi terima kasih yaa Allah.... T_T
Bismillah..... doakan ya teman-teman agar kehamilan saya ini lancar sampai lahiran, dan bayinya sehat-sehat tanpa kurang apapun. Aamiinn... For my little baby in my womb (belum jadi baby sih masih embrio kali ya kalau baru 2-4 minggu kehamilan), I just wanna say, I love you baby no matter what, just hangin' there safely, I'll do my best to be a good mother to you insyaa Allah. :)
Oke teman-teman nanti saya update lagi ya kalau ada kabar-kabar menarik lainnya insyaa Allah. Thank you for reading. See ya. ^^

