skip to main | skip to sidebar

About me

My Photo
Mariana
Indonesian muslimah, Backpacker, Photography Lover, Dreamer, and Believer to these phrases: "whoever seeks they will find" & "there's no useless effort" - So, keep on going!
View my complete profile

Archive

  • ► 2008 (13)
    • ► June (1)
    • ► July (3)
    • ► August (2)
    • ► September (2)
    • ► November (2)
    • ► December (3)
  • ► 2009 (13)
    • ► January (2)
    • ► February (1)
    • ► March (2)
    • ► May (1)
    • ► August (1)
    • ► September (3)
    • ► December (3)
  • ▼ 2010 (20)
    • ► January (3)
      • Dibalik Fenomena FB
      • Atas Nama Ta'aruf?? (dapat dari teman, jadi naseha...
      • Allah Hanya Memanggil Kita 3 Kali Saja Seumur Hidup
    • ► February (3)
      • Ketika Kata Ketika Warna
      • Updates!
      • A Little About Me [from quiz]
    • ► April (1)
      • Langit Pontianak Petang Itu
    • ► June (1)
      • Heroes and Villains
    • ► July (1)
      • Something is Technically Wrong
    • ► August (9)
      • Yuuk
      • 1:36
      • Horaaay, Gerbong Khusus Wanita!
      • Semoga Lekas Sembuh - [Bagian 1]
      • Semoga Lekas Sembuh - [Bagian 2]
      • Tips Superrrr of The Day
      • Along The Lane
      • Being Modest
      • I Miss You, Dad...
    • ► September (1)
      • Nasi Campur Alalabumbum
    • ▼ November (1)
      • Surviving
  • ► 2011 (10)
    • ► February (2)
    • ► June (3)
    • ► August (4)
    • ► October (1)
  • ► 2012 (5)
    • ► January (1)
    • ► March (1)
    • ► August (1)
    • ► September (1)
    • ► November (1)
  • ► 2013 (16)
    • ► January (1)
    • ► March (1)
    • ► June (6)
    • ► July (1)
    • ► August (4)
    • ► September (2)
    • ► October (1)
  • ► 2014 (13)
    • ► January (1)
    • ► February (1)
    • ► March (2)
    • ► May (2)
    • ► June (1)
    • ► August (1)
    • ► September (1)
    • ► October (1)
    • ► November (3)
  • ► 2015 (15)
    • ► February (1)
    • ► March (1)
    • ► July (1)
    • ► August (3)
    • ► October (4)
    • ► November (1)
    • ► December (4)
  • ► 2016 (6)
    • ► January (2)
    • ► February (2)
    • ► March (2)
  • ► 2017 (3)
    • ► April (1)
    • ► June (1)
    • ► July (1)
  • ► 2020 (5)
    • ► October (2)
    • ► November (3)
  • ► 2021 (9)
    • ► January (1)
    • ► February (2)
    • ► April (3)
    • ► July (2)
    • ► September (1)

Labels

  • backpacking
  • blog design
  • capturing moments
  • cerita-cerita
  • cuap-cuap
  • family matters
  • hikmah
  • hot stuff
  • inspirasi
  • kata-kata
  • kerja dan belajar
  • korean drama
  • masak memasak
  • quotes
  • relationship
  • review
  • selingan
  • tausyiah
  • wonderful

What I'm Into

Interior & Architecture

  • Arc Space
  • Arch Daily
  • Archinect
  • Architonic
  • Copy Cat Chic
  • Design Glossary
  • Design Milk
  • Dezeen
  • Enlighter Magazine
  • Famous Architects
  • HGTV
  • Houzz
  • How About Orange
  • IALD
  • IKEA Hackers
  • Interior Design Magazine
  • Karim Rashid
  • Lighting Design Magazine
  • Meade Design Group
  • Mondo Arc
  • Philippe Starck
  • Print and Pattern
  • Samantha Pynn
  • Summer Allen
  • Suzanne Dimma
  • Top 50 Interior Websites

All About Design

  • Eat Drink Chic
  • Goodnight Little Spoon
  • Josh Lafayette
  • Paper Toys
  • Pixel Girl
  • Pugly Pixel
  • Pugly Pixel Blog
  • The Cool Hunter

Let's Go Green

  • groovy green
  • inhabitat
  • sustainablog
  • world changing

Inspiring Blogs

  • Febrianti Almeera
  • Islamic Articles
  • Jamil Azzaini
  • Salim A. Fillah

I Read This

Bidadari Bidadari Surga
Mengarungi 'Arsy Allah
Gadis Pantai
Confessions of a Shopaholic
Rembulan Tenggelam Di Wajahmu
Kupinang Engkau dengan Hamdalah
The Da Vinci Code
A Very Yuppy Wedding
Menyelam ke Samudera Jiwa dan Ruh
Bumi Cinta
Cinta Brontosaurus
The Alchemist - Sang Alkemis
Kambing Jantan: Sebuah Catatan Harian Pelajar Bodoh
Life of Pi
Why Men Don't Listen and Women Can't Read Maps: Mengungkap Perbedaan Pikiran Pria dan Wanita Agar Sukses Membina Hubungan
divortiare
Ketika Cinta Bertasbih
The Right to Lead
How to Win Friends and Influence People
Virus of the Mind: The New Science of the Meme


Mariana's favorite books »

For A Better Life!

Blog Readers

Stats

free counters

simply,

bla bla bla in my mind...

07 November 2010

Surviving

To me, surviving is a lonely business.

We've got to be tough, lied to ourself that we're fine. Finding some merely good things to laugh at though it may not be funny, but we're tried to, 'cause our head so fully loaded. We can't even drop the tears down from our very own eyes, 'cause you don't have your private space. You're stuck in the middle of people that watch you over and over, waiting for that time to laugh at you when you fall down. Which can be fun for them seeing other's fails.

You need to make sure you're always alright. Because you know exactly, nobody will catch you when you fall. You lean on your own back, others hold on tight to your shoulders. No back up.

Surviving.

The only word you got at last.

Sometimes we deny the irony of how hunger we are to compassion. We become cold through the time we had pass, but we didn't notice until they told us so. We're getting bitter day by day because we don't want to be sensitive admitting our feelings.


"The key to surviving is denial. We deny that we're tired, we deny that we're scared, we deny how badly we want to succeed. And most importantly,we deny that we're in denial. We only see what we want to see and believe what we want to believe, and it works. We lie to ourselves so much that after a while the lies start to seem like the truth. We deny so much that we can't recognize the truth right in front of our faces.

Sometimes reality has a way of sneaking up and biting us in the ass. And when the dam bursts, all you can do is swim. The world of pretend is a cage, not a cocoon. We can only lie to ourselves for so long. We are tired, we are scared, denying it doesn't change the truth. Sooner or later we have to put aside our denial and face the world. Head on, guns blazing. De Nile. It's not just a river in Egypt, it's a freakin' ocean. So how do you keep from drowning in it?"
(Dr. Meredith Grey - Grey's Anatomy)

Posted by Mariana at 2:22 AM 0 comments
Labels: capturing moments

26 September 2010

Nasi Campur Alalabumbum

Saya yakin saya bisa masak. Sangat yakin seratus persen bahwa saya bisa masak. Yah walaupun sekarang ini belum banyak yang bisa saya bikin. Tapi entah bagaimana saya selalu percaya pada diri saya bahwa saya bisa memasak. Haha. 

Ada perbedaan yang besar antara yang tidak bisa masak dan tidak mau bisa, dan yang tidak bisa masak tapi mau dan yakin bisa memasak. Kalau yang tidak bisa dan tidak mau bisa, selamanya ga akan pernah bisa karena tidak akan pernah mau nyoba. Kalau yang tidak bisa tapi selalu mau dan yakin pasti bisa, suatu hari insyaAllah bisa! :D

Kenapa saya begitu yakin? Karena saya adalah keturunan Hajjah Sifat Mariana Tanjung, pemilik Rumah Makan Padang di Perumnas Kebon Kacang X Blok 5.

Tidak ada keturunan Tanjung yang tidak bisa memasak. Karena itu, saya ingin membuktikan kebolehan saya di depan kompor. 

Tadi saya mencoba untuk membuat Nasi Campur Alalabumbum untuk menu makan siang saya. Resep ini cocok untuk anak muda yang masih tinggal sendiri di kosan atau untuk perantau seperti saya yang hanya punya bahan-bahan ala kadarnya. Makanya nasi ini saya namakan Alalabumbum. Dengan bumbu ala kadarnya tapi bisa mancapai hasil yang alakadabra!! Leuzaat!

Sederhana, bahan-bahannya bisa ditemui di dapur masing-masing. Cukup siapkan:
2 sendok mentega
1 biji bawang merah, dikupas dan diiris tipis
1 sdt lada putih
1 sdt garam atau bumbu penyedap rasa jika selera
2 sdt cajun seasoning
2 ikat sayuran hijau seperti Baby Kailan atau Peck Choi, dipotong-potong secukupnya
1/2 batang wortel, potong dadu kecil-kecil
1 buah sosis ayam, potong sesuai selera (jangan terlalu kecil)
1 piring nasi putih


Kalau ada yang belum tau Cajun Seasoning, seperti ini penampakannya. Diproduksi oleh MasterFoods dari Australia. Bahan-bahannya terdiri dari cabai, garam, lada, dan lain-lain. Bumbu yang unik dan gurih rasanya.


Cara buat Nasi Campur Alalabumbum ini sangat mudah. 
- Siapkan penggorengan teflon anti lengket dan codet atau kayu untuk mengaduk
- Panaskan 2 sendok makan mentega dengan api yang kecil
- Lalu masukkan irisan bawang merah, aduk terus sampai baunya harum
- Setelah itu masukkan wortel dan sosis, aduk-aduk hingga terlihat matang seperti gambar di bawah ini 


- Setelah wortel dan sosisnya matang, masukkan sayuran hijaunya dan aduk-aduk hingga tercampur seperti ini. Setelah itu masukkan bumbu-bumbu yang telah disiapkan, yaitu lada putih, garam atau penyedap rasa, dan cajun seasoning. Jika tidak ingin membuat nasi campur, tetapi ingin membuat sayur kuah untuk pelengkap lauk, bisa langsung masukkan air matang dan aduk hingga merata dan angkat. Kalau ingin membuat nasi campur, bisa langsung masukkan nasi putihnya setelah semua sayur tercampur rata. Kemudian masukkan bumbu-bumbu yang telah disiapkan.


- aduk-aduk hingga semua bumbu, nasi, dan sayur mayur tercampur dengan rata. Bisa tambahkan telor jika suka, dan kecap manis jika ingin membuat nasi goreng. Sangat mudah bukan. :D


Makan siang telah siap. Mmmm.... Ada yang mau? Silakan dicoba. :D
.
Posted by Mariana at 10:46 PM 2 comments
Labels: hot stuff, masak memasak, selingan

31 August 2010

I Miss You, Dad...

It's really late at night, and I can't even sleep, dad. Tomorrow I have to go work again, but there are a lot of things that keep me awake. Yesterday I dreamt you picked me up from all of this nightmare. I'm afraid. I'm all alone here. Seems like I've got many friends here, but I can't say who's really a friend. I miss you, dad... I miss to go out with you to Pizza Hut. I know you really like Pizza. I really miss eating your home-made delicious porridge. Sometimes when I go home, you'll take me to Ayam Kremes Restaurant because you know exactly I like it. You didn't mind at all when all I wanted was just being quite when I didn't want to tell anything happened to me. Instead you would tell me some stories to make me laugh or giving some advice and good words to make me feel better. You always picked me up anywhere I asked you to with your old rustic car. I don't mind riding on that car at all, because our family had so many memories there. We had it for a long time since we're all still together as a whole family. That green rustic car taught us so many things. You taught me so many things in that car with many stories. You taught me to live modestly, being honest wherever I am, and be grateful of what we have. You didn't fulfill everything that I wanted. But you always tried your very best to give what I really needed. Thank you dad... I always remember how you said no that day to something that I really wanted. And then I went to the bedroom crying. Then after awhile you asked me to dress up to buy that thing together, even though I knew we're in a difficult economic that time.

Two or three months ago before I left, you said that every moment only happened for once in our life. The moment when you used to drove me to the school everyday. The moment you used to wake up every morning to boil us a pan of hot water for me and my younger brother. So we could take a bath without getting cold, while you took the cold water. How worse I was that moment when I got late, I would angry to you because you didn't wake up early. And when you were praying, I knocked from outside telling you to get hurry. But you never mad to me. I am sorry, dad. I blamed you for everything that happened to us. How could I thought that this is all your fault, and you deserved to get all bad deeds from me. I am really sorry, dad.

I am so sorry that I got failed so many times, dad. Even here, I'm too ashamed to say that I can't make it well. I could have been failed again. These days here were very hard. I'm really tired, I'm so tired. Wish you were here to accompany me. Just like what we used to do, just watching movies together and laugh. Or hearing musics from our favorite radio station while sharing some stories.

I would like to send this by postcard with a good stamp that you might collect. But I'm too afraid to do this kind of sentimental thing. Because our family never used to do that. Dad, wherever you are... I always pray the best for you as you always pray the best for me. Thank you for taking care of me all of this time. I love you, daddy.

Gute nacht. Alles gute. Tschüss.


-your daughter-
Posted by Mariana at 12:58 AM 0 comments
Labels: capturing moments, cerita-cerita, family matters, wonderful

28 August 2010

Being Modest

At the morning train - Kereta AC Ekonomi
Manggarai Station
Jakarta, 2010
[mariana photographs]
I miss this kind of ordinary thing
that will accept you whatever you are
Posted by Mariana at 6:18 AM 0 comments
Labels: capturing moments

Along The Lane

when I have nowhere to run, 
I just go anywhere around and round
and spending so much time in a silent by myself
with a bunch of things noise my head
turn on some musics to ease the silence
or write anything when words come through
just to feel better...

view from the locomotive cabin of Kereta Ekonomi
Jakarta, 2009
[mariana photographs]
Posted by Mariana at 6:02 AM 0 comments
Labels: capturing moments

26 August 2010

Tips Superrrr of The Day

Hari ini mendapatkan kata-kata penuh energi dari Pak Mario Teguh. Subhanallah, Indonesia memiliki seseorang dengan personaliti yang LUARRR BIASA. Berikut cuplikan-cuplikan penyemangat beliau:

Posted by Mariana at 12:30 AM 0 comments
Labels: hikmah, inspirasi, kata-kata, review, tausyiah

20 August 2010

Semoga Lekas Sembuh - [Bagian 2]

Ini message dari ibu saya hari ini:


Ria,sdh seminggu Nadya sakit DB kemarin turun drastis trombositnya smpe 5000 jd dokter sarankan msk ICU krn takut perdarahan yg keluar dr pori2,dia bisa meninggal, krn batas berbahaya dr 19000 kebwh,untungnya dia gak ada perdarahan tp organ2 tubuhnya sdh kemasukan air. Semalam mama lht di ICU dia lg tidur tp trombositnya sdh naik jd 10000 jg tensinya stabil,sblmnya ga stabil krn dia nangis klo bangun lht sndrian di kmr ICU. kita doa kan sj cpt naik jd 50000 jd bs pindah ke kmr rwt inap ga di ICU lg.


Nad, sekarang gw bener-bener kangen sama lo. Cepetan sembuh nad. Ga lucu banget nih lo kenapa-kenapa pas gw lagi ga ada disana. Yang kuat yaa, keluarga Tanjung ga ada yang lemah. Ayoo semangat nad, bangun-banguuun...

Posted by Mariana at 11:17 PM 0 comments
Labels: family matters

Semoga Lekas Sembuh - [Bagian 1]

Sepupu saya, si Nadya Naia, hari ini masuk ICU karena sakit demam berdarah dan thypus. Mohon doanya ya agar sepupu saya yang pintar masak ini bisa cepat sembuh. 

Iya nad, sekarang gw kangen banget dah sama lo. Yang penting lo cepet sembuh. Obatnya diminum, dilawan penyakitnya. Ayoo, lo pasti bisa sembuh! Kan mau nyusul gw ke sini. Ntar lebaran dibawain coklat-coklat pesenan lo yang banyak. Mau Hersheys, Kinder, atau Ritter Sport? Hehee, Cepat sembuh lah nad. Belom nyobain sambel motahnya nih gw.

Spesial saya kasih pink, karena dia suka banget warna pink. Si princess pinky, get well soon! 

Sekedar info ga penting, kami ini sama-sama keturunan Padang dengan marga Tanjung. Kami berdua punya kemiripan yang jadi ciri khas keluarga ini, yaitu sama-sama keras kepala dan kalau bicara ceplas-ceplos. To the point ke permasalahan, dan selalu punya pendiriannya masing-masing. Kalau kami dikumpulin jadi satu, langsung deh debat-debat ga jelas bakal terjadi, tapi tetep fun. Kami menikmati adu-adu pendapat ga penting itu, apalagi pas lebaran. Rame banget. Semua punya pemikirannya masing-masing. He he. Anyway, saya suka banget postingan blognya sepupu saya yang satu ini. Nyepet banget. He he. Nice one, sis'. 

Banyak2 dzikir ya.
Posted by Mariana at 12:25 AM 0 comments
Labels: family matters, wonderful

18 August 2010

Horaaay, Gerbong Khusus Wanita!

Para wanita pengguna setia KRL kini bisa bergembira. Karena PT. Kereta Api bakal ngeluncurin 2 gerbong khusus untuk penumpang wanita mulai tanggal 19 Agustus 2010. Satu gerbong di paling depan Kereta Api, satu lagi di paling belakang. Cihuy! Jadi sekarang ga usah cemas sama makhluk-makhluk tidak bertanggung jawab yang suka iseng di kereta, ga usah takut sama pria-pria psikopat yang doyan nempel-nempel, ga perlu khawatir gegencetan depan belakang pas lagi penuh, karena semua gerbong isinya wanita. Yap, ini baru namanya syar'i. Sangat menjunjung harkat dan martabat wanita. Hidup PT. KA!

Jadi buat yang udah berpasangan, sementara pas naik kereta harus misah dulu. Ha ha. Hanya saja peraturan ini baru berlaku buat jalur Jakarta - Bogor. Soalnya jalur ini yang paling banyak penumpangnya dibanding jalur lainnya. Dan diberlakukan khusus untuk KRL Ekonomi AC dan Ekspress. Sayang banget ya, padahal sebenernya yang perlu banget peraturan ini tuh KRL yang ekonomi biasa. Kereta yang isinya tumpah ruwah semerawut seperti pasar dipindahin ke dalam kereta. Mungkin saking ga bisa diaturnya yang KRL ekonomi ini jadi peraturannya bisa dipastikan ga akan mempan.

Posted by Mariana at 11:51 PM 2 comments
Labels: review

16 August 2010

1:36

Malam ini saya tidak bisa tidur. Belum mengantuk karena seharian terlalu excited merombak tampilan kasur saya jadi sangat homy. Kebetulan lagi ada SALE segala perlengkapan rumah, harga-harga pada turun. Hehee, beginilah calon ibu-ibu hobi belanja sekaligus penggemar interior. Doyan banget beli pritilan aksesoris buat ngedekor rumah. Hihiii. Senangnyaa. Yah ini salah satu kegiatan yang benar-benar bikin saya rileks kalo lagi tegang, banyak kerjaan, dan kepala mumet. Solusinya hanya satu, mengalihkan pikiran ke hal-hal yang menyenangkan. Belanja! :D

Posted by Mariana at 1:42 AM 0 comments
Labels: wonderful

11 August 2010

Yuuk

Kalau dilihat-lihat lalu saya baca-baca sekilas isi blog saya ini, ternyata kebanyakan nuansanya melankolia yaa. Hahaa, blog ini emang menggambarkan karakter saya banget! Gloomy doomy di sana sini. Haiyah. Terutama postingan semester belakangan. Isinya kurang banyak cerita, cuma seuprit-uprit tulisan sama gambar atau kutipan sana kutipan sini, benar-benar tidak bermutu. Hahahaa, kayak gini mana bisa jadi penulis best seller. Huuu.... Biarkanlah, yang penting masih menulis. Bukan begitu? Kalau kata confucius, "It doesn't matter how slow you go, as long as you don't stop." Ga masalah lambat, ga masalah isinya acak adut, yang penting nulis. Ga penting ga ada yang baca, ga penting ga ada yang komen, yang penting niatnya berbagi. Setuju? :D

Ada seorang penulis yang pernah memberikan saran bagus, dia bilang kalau mau jadi penulis handal yang penting tiap hari menulis. Menulis apa saja, yang penting menulis. Begitu juga dengan pelukis, kalau mau jadi pelukis ya setiap hari harus menggambar. Gambar apa saja tidak masalah yang penting menggambar. Sketsa sana sketsa sini. Scratch scratch, erase, and then scratch scratch scratch. Voila! Satu sketsa jadi. Begitu terus tiap hari hingga tidak terasa suatu hari tiba-tiba kita sudah punya banyak karya, siapa tahu salah satunya adalah masterpiece.

Posted by Mariana at 10:44 PM 0 comments
Labels: cuap-cuap, selingan, wonderful

26 July 2010

Something is Technically Wrong



I haven't talked a lot recently, so I just blabbering. Ha ha. But something is technically wrong with the trash that I used to put my blabbers. Sigh! Always like this, huh?!? Anyway, whatsoever. This last one and half year is such a hell for me. Hell yeah!

Posted by Mariana at 10:58 PM 0 comments
Labels: cuap-cuap

23 June 2010

Heroes and Villains


Kecanduan saya sama serial HEROES kumat lagi. Kali ini mencoba untuk menyelesaikan Season 3 yang saking banyaknya sampe berasa kayak ga ada habisnya. Dan setiap kepingnya selalu thrilling, menarik yang bikin mata ga bisa lepas buat ngikutin. Alur ceritanya nge-flow banget nyambung dari scene satu ke scene lainnya, dari kasus yang satu ke kasus yang lain berantai dan detil hubungan sebab-akibatnya.

Yang bikin saya addict banget sama serial ini, selain karena ini 'berbau' sci-fi, tapi juga karena setiap tokoh di film ini ga bener-bener saint atau evil. Mereka bisa jadi dua-duanya. Ga kayak sinetron-sinetron picisan yang kalau tokoh baik dibuat seolah-olah seperti malaikat, ga ada celanya. Bagus terus perbuatannya dari awal sampe akhir. Ya dibuat cengeng-cengeng dikitlah biar terlihat dramatisnya. Tapi mereka ga pernah ditempatkan pada situasi yang memperlihatkan sisi 'evil' yang pasti saya yakin ada pada diri mereka jika mereka ada dalam kehidupan yang real. Begitu juga sebaliknya, yang jahat terus jahat sampe bikin ibu-ibu kalo ketemu tokoh aslinya rasanya pengen ngejambak.

Ini dia serunya. Di HEROES ga gitu. Ga bisa ditebak jalan ceritanya. Setiap tokoh di film ini diberi kesempatan untuk jadi baik maupun untuk menjadi seseorang dengan segala kelemahannya. Ada saatnya mereka memang jahat dari sananya, ada saatnya juga mereka sadar dan seketika ingin berbuat baik layaknya manusia pada umumnya. Contohnya si Sylar, the serial killer. Begitu juga sebaliknya, ada tokoh yang sudah terbiasa memerankan adegan yang baik, tapi ada kalanya mereka harus jadi jahat. Seperti si Mohinder Suresh, yang dari awal sampai season 3 awal keliatan baik, tapi tiba-tiba dia harus ngambil keputusan yang kejam dan berada di sisi penjahat. Manusiawi bukan. Ga bisa ditebak. Karena memang manusia itu dianugerahi dua sifat yang luar biasa, sifat ke-Tuhan-an dan sifat ke-setan-an. Yang saya yakin kita semua punya dan PERNAH melakukan keduanya. Terus, kenapa juga di sinetron-sinetron itu harus ditutup-tutupi segala sifat buruk si malaikat?

Kalau kata Mohinder Suresh, begini:

Posted by Mariana at 3:33 PM 2 comments
Labels: cuap-cuap, review

23 April 2010

Langit Pontianak Petang Itu

Menjelang terbenamnya matahari kala itu di Supadio, saya hanya bisa berujar, "Subhanallah..Subhanallah... Maha Indah Engkau Ya Allah dengan segala ciptaan-Mu."
Lalu saya teringat sepenggal ayat dalam Surat Ar-Rahman:
"Fa-biayyi alaa'i Rabbi kuma tukadzdzi ban"
(Maka nikmat Tuhan kamu manakah yang kamu dustakan?)
Posted by Mariana at 8:57 PM 2 comments
Labels: tausyiah

23 February 2010

A Little About Me [from quiz]

I just took a quiz application in a social web, and I found out that the results is yet so true! So, check it out!

Get to know yourself better
below are your Personality Tests result:
Who is your true self: You are mature, reasonable, honest and give good advice. People ask for your comments on all sorts of different issues. Sometimes you might find yourself in a dilemma when trapped with a problem, which your heart rather than your head needs to solve.
Your view on yourself:
Ƹ̵̡Óœ̵̨̄Æ· :You are down-to-earth
Ƹ̵̡Óœ̵̨̄Æ· :People like you because you are so straightforward
Ƹ̵̡Óœ̵̨̄Æ· :You are an efficient problem solver because you will listen to both side
The type of girlfriend/boyfriend you are looking:
Ƹ̵̡Óœ̵̨̄Æ· :You are a true romantic
Ƹ̵̡Óœ̵̨̄Æ· :When you are in love
Ƹ̵̡Óœ̵̨̄Æ· :You will do anything
Ƹ̵̡Óœ̵̨̄Æ· :Everything to keep your love true
Your readiness to commit to a relationship:
Ƹ̵̡Óœ̵̨̄Æ· :You are ready to commit as soon as you meet the right person
Ƹ̵̡Óœ̵̨̄Æ· :And you believe you will pretty much know as soon as you might that pe
The seriousness of your love:
Ƹ̵̡Óœ̵̨̄Æ· :Your have very sensible tactics when approaching the opposite sex
Ƹ̵̡Óœ̵̨̄Æ· :In many ways people find your straightforwardness attractive
Ƹ̵̡Óœ̵̨̄Æ· :So you will find yourself with plenty of dates
Your views on education:
Ƹ̵̡Óœ̵̨̄Æ· :Education is very important in life
Ƹ̵̡Óœ̵̨̄Æ· :You want to study hard
Ƹ̵̡Óœ̵̨̄Æ· :Learn as much as you can
The right job for you:
Ƹ̵̡Óœ̵̨̄Æ· :You're a practical person
Ƹ̵̡Óœ̵̨̄Æ· :Will choose a secure job with a steady income
Ƹ̵̡Óœ̵̨̄Æ· :Knowing what you like to do is important
Ƹ̵̡Óœ̵̨̄Æ· :Find a regular job doing just that
Ƹ̵̡Óœ̵̨̄Æ· :You'll be set for life
How do you view success:
Ƹ̵̡Óœ̵̨̄Æ· :You are afraid of failure
Ƹ̵̡Óœ̵̨̄Æ· :Scared to have a go at the career you would like to have in case you d
Ƹ̵̡Óœ̵̨̄Æ· :Don't give up when you haven't yet even started! Be courageous
What are you most afraid of:
Ƹ̵̡Óœ̵̨̄Æ· :You are afraid of having no one to rely on in times of trouble
Ƹ̵̡Óœ̵̨̄Æ· :You don't ever want to be unable to take care of yourself
Ƹ̵̡Óœ̵̨̄Æ· :Independence is important to you
Posted by Mariana at 9:14 AM 2 comments
Labels: review

07 February 2010

Updates!

Sembari menunggu hujan reda, menunggu saat-saat saya bisa pulang kembali, saya ingin sedikit menulis. Sedikit kabar tentang saya. Ya, saya. Namanya juga blog saya, ceritanya harus tentang saya. Kalau tentang yang lain namanya blog orang lain. :)

Kabar saya baik. Tidak sebaik itu, tapi ya...baik. Baik-baik saja sebagai jawaban standar dari pertanyaan standar. Walau mungkin sebenarnya ga sebaik itu, tapi enaknya menjawab pertanyaan standar dengan jawaban standar. Pertanyaan singkat jawaban singkat, pertanyaan biasa jawaban biasa, pertanyaan asal jawab asal, pertanyaan simpati jawaban XL, haha. Itu namanya apa yang kita tanam, itu yang akan petik, bukan begitu?

Berbicara soal update atau kabar terbaru atau lebih trendinya: STATUS, entah mengapa saya sedikit [lagi-lagi] tertutup jika harus menuliskan dan mem-publish-nya ke khalayak umum. Kalau menurut tes kepribadian, saya ini sebenarnya Ambivert. Bisa terbuka, bisa juga tertutup. Tergantung situasi dan mood. Untuk orang-orang tertentu saya bisa sangat terbuka, dan jujur lebih nyaman menjadi orang yang Ekstrovert. Tapi kebanyakan itu jarang terjadi, jadi lebih sering entah karena belum banyak yang bisa bikin jadi ekstrovert, berakhirlah saya di sudut-sudut intovert. Kembali ke status, mungkin juga karena postingan saya soal yang satu ini, saya agak 'hati-hati' dalam menulis untuk publik. Lagian saya berprinsip: my life is not for public consumption! Ya, walaupun jujur facebook, twitter, plurk, sangat menggoda untuk curhat. Tapi setelah dipikir-pikir, lebih baik disimpan saja sendiri. Lebih banyak mengeluh tidak baik untuk kesehatan!

Kegiatan saya saat ini tidak terlalu banyak. Paling seperti biasa, working from nine to six: from fine to sick! Haha. Selain itu, saya lebih banyak menenggelamkan diri di buku-buku bacaan. Membaca bisa membuat kita melupakan banyak hal, mencurahkan perhatian hanya pada satu hal, TULISAN! Kegiatan yang tidak melelahkan dan tidak perlu melibatkan emosi. Cukup fun. ;D

Buku-buku yang menghibur saya belakangan ini antara lain Nyi Vinon | Sastra Pra Nikah [sangat kocak, idealis, dan banyak membuat anggukan], To Bee or Not To Bee [bacaan ringan bermakna], Bocah Laki-Laki dan Sepatu Botnya [tausyiah yang dekat dengan kehidupan sehari-hari], Rembulan Tenggelam di Wajahmu [novel yang cukup tebal, sederhana, penuh pelajaran hidup], Bidadari-Bidadari Surga [untuk para wanita yang bekerja untuk keluarganya, harus baca ini!], Moga Bunda Disayang Allah [baru tahu kalau Hellen Keller itu buta, bisu, dan tuli! tapi ia bisa melakukan hal-hal melebihi orang normal!], Hafalan Sholat Delisa [sampai nangis bacanya], The Alchemist [bahasanya benar-benar pujangga], dan beberapa lainnya yang belum selesai seperti Tuesdays with Morrie, Life Lessons, The Wisdom of Woman, dan Burlian.

Well, masih ada beberapa list buku lainnya yang akan saya baca. Tapi masih untuk bulan depan, hihiii. Saya harus menghabiskan yang ada di rak dulu. Outliers dan What The Dog Saw, tunggu saya dengan manis ya. I'll be coming right up to pick you, babe!

Selain buku, pelarian manis saya lainnya adalah backpacking. Yap! Kegiatan fun yang dengan sepenuh hati saya jalani. Walau cukup jarang, padahal saya ingin sesering mungkin. Semakin sering semakin baik. Baik untuk kesehatan, kesehatan raga dan jiwa! Haha. Tapi tidak baik untuk kesehatan ekonomi. I want to travel the world while I'm young, single, and energic! :D

Maklum, sejak kecil saya paling ga bisa diam. Harus ada kegiatan aktif yang saya lakukan. Mulai dari ikut pramuka, ekskul basket, menggambar, les renang, marching band, silat, les ini les itu, hingga akhirnya sekarang terdampar di jelajah alam. Belum total sih, masih beginner. Perlahan-lahan tapi pasti akan saya kelilingi bumi Indonesia! Haha, wait for me!

Beralih ke pekerjaan, alhamdulillah saya masih berguna di suatu tempat yang sesuai dengan keahlian saya. Dan sekali dua kali masih mengerjakan bidang yang sesuai dengan passion saya di Interior. Dan rasanya luar biasa ketika melihat desain kita DIWUJUDKAN! Tidak ada yang lebih membuat saya senang untuk hal yang satu ini ketika hasil karya kita disukai dan dihargai. Senang rasanya. Saya masih akan terus berkarya, tentu saja. Selagi hidup, bukankah karya kita yang akan dikenang suatu hari nanti. Meski hanya membuat orang lain senang, itu juga merupakan karya yang patut dikerjakan [sungguh-sungguh].

Hidup ini tidak akan terlalu bermakna jika kita hanya menjalankannya hanya untuk diri sendiri. Tidak mudah memang. Sesulit apapun, harus bertahan. You never know how strong you are until STRONG is the only choice you have. Selamat menjalankan hidup, kawan. ;)


___________________________________________
You can find me @ria__ria in daily text.
Posted by Mariana at 7:17 PM 0 comments
Labels: cerita-cerita, cuap-cuap, selingan

03 February 2010

Ketika Kata Ketika Warna

Saya percaya hidup ini adalah rangkaian usaha, kecuali cinta. Cinta tidak usah (dan tidak bisa) diusahakan. Cinta merupakan sesuatu di luar kekuasaan kita. Bahkan kematian, masih bisa direkayasa: pompa jantung, jangan makan usus/jeroan, jangan naik gunung, minum hanya air destilasi, jangan menerobos pemberhentian kereta api. Tapi tidak demikian halnya dengan cinta (jangan berduaan di tempat sepi?).
-Nyi Vinon


Aku mencintaimu,
itu sebabnya aku takkan pernah lelah mendoakan
keselamatanmu.
-Sapardi Djoko Darmono
Posted by Mariana at 4:08 PM 0 comments
Labels: kata-kata

11 January 2010

Allah Hanya Memanggil Kita 3 Kali Saja Seumur Hidup

Dapat sebuah kiriman artikel lagi dari seorang teman, alhamdulillah... Semoga kita bisa menjawab semua panggilan ini dengan baik. Amiin....


--------------------------


Saat itu, Dhuha, hari terakhir aku di Masjid Nabawi untuk menuju Makkah...... . , aku bertanya pada Ibu, Ibu adalah pemilik Maknah Tour Travel dimana saya bergabung untuk Umrah di bulan July 2007 yang lalu. Kebetulan umrahku dimulai di Madinah selama 4 hari, baru ke Makkah. Tujuannya adalah mendapatkan saat Malam Jumat di depan Kabah..


'Ibu, kataku, ada cerita apa yang menarik dari Umrah....?
(Maklum, ini pertama kali aku ber Umrah). Dan Ibu, memberikan Tausyiahnya.

Ibu berkata...'Allah hanya memanggil kita 3 kali saja seumur hidup'
Keningku berkerut..... ....'Sedikit sekali Allah memanggil kita..?'

Ibu tersenyum… 'Iya, tahu tidak apa saja 3 panggilan itu..?'
Saya menggelengkan kepala.

'Panggilan pertama adalah Adzan', ujar Ibu.
'Itu adalah panggilan Allah yang pertama. Panggilan ini sangat jelas terdengar di telinga kita, sangat kuat terdengar.


Ketika kita sholat, sesungguhnya kita menjawab panggilan Allah.

Tetapi Allah masih fleksibel, Dia tidak 'cepat marah' akan sikap kita. Kadang kita terlambat, bahkan tidak sholat sama sekali karena malas. Allah tidak marah seketika. Dia masih memberikan rahmatNya, masih memberikan kebahagiaan bagi umatNya, baik umatNya itu menjawab panggilan Azan-Nya atau tidak. Allah hanya akan membalas umatNya ketika hari Kiamat nanti'.

Saya terpekur.... .mata saya berkaca-kaca.
Terbayang saya masih melambatkan sholat karena meeting lah, mengajar lah, dan lain lain. MasyaAllah.......


Ibu melanjutkan,
'Panggilan yang kedua adalah Panggilan Umrah/Haji'
'Panggilan ini bersifat halus. Allah memanggil hamba-hambaNya dengan panggilan yang halus dan sifatnya 'bergiliran' .

Hamba yang satu mendapatkan kesempatan yang berbeda dengan hamba yang lain. Jalannya bermacam-macam.

Yang tidak punya uang menjadi punya uang, yang tidak merencanakan, ternyata akan pergi, ada yang memang merencanakan dan terkabul.

Ketika kita mengambil niat Haji / Umrah, berpakaian Ihram dan melafazkan 'Labaik Allahuma Labaik/ Umrotan', sesungguhnya kita saat itu menjawab panggilan Allah yang ke dua.'
'Saat itu kita merasa bahagia, karena panggilan Allah sudah kita jawab,
meskipun panggilan itu halus sekali.
Allah berkata, laksanakan Haji / Umrah bagi yang mampu
.'

Mata saya semakin berkaca-kaca. ........Subhanallah ....... .saya datang
menjawab panggilan Allah lebih cepat dari yang saya rancangkan..

...Alhamdulillah. ..


'Dan panggilan ke-3', lanjut Ibu, 'adalah
KEMATIAN'
'Panggilan yang kita jawab dengan amal kita.

Pada kebanyakan kasus, Allah tidak memberikan tanda tanda secara langsung, dan kita tidak mampu menjawab dengan lisan dan gerakan. Kitahanya menjawabnya dengan amal sholeh. Karena itu , manfaatkan waktumu sebaik-baiknya. ..Jawablah 3 panggilan Allah dengan hatimu dan sikap yang Husnul Khotimah....


.......Insya Allah syurga adalah balasannya.....


Mata saya basah di dalam Masjid Nabawi, saya sujud bertaubat pada Allah karena kelalaian saya dalam menjawab panggilanNya.


....Kala itu hati saya makin yakin akan kebesaranNya, kasih sayangNya dan dengan semangat menyala-nyala, saya mengenakan baju Ihram dan berniat......


.....Aku menjawab panggilan UmrahMu, ya Allah, Tuhan Semesta Alam.........



*Huraisy*

Pada
hari kiamat akan keluar seekor binatang dari neraka jahanam yang bernama 'Huraisy' berasal dari anak kala jengking.
Besarnya Huraisy ini
dari timur hingga ke barat. Panjangnya pula seperti jarak langit dan bumi.

Malaikat Jibril bertanya : 'Hai Huraisy!
Engkau hendak ke mana dan siapa yang kau cari?'
Huraisy pun menjawab, 'Aku mau mencari lima orang.'

Pertama,
orang yang meninggalkan sholat
Kedua,
orang yang tidak mahu keluarkan zakat
Ketiga,
orang yang durhaka kepada ibu dan bapaknya
Keempat,
orang yang bercakap tentang dunia di dalam masjid
Kelima,
orang yang suka minum arak.


Sampaikan pesan ini biarpun hanya 1 ayat.. Wallahualam.

Posted by Mariana at 11:41 PM 0 comments
Labels: tausyiah

Atas Nama Ta'aruf?? (dapat dari teman, jadi nasehat untuk diri sendiri)

Dapat dari notes seorang teman, sebuah artikel yang lebih cocok saya tujukan untuk diri sendiri. Sungguh diri ini lebih banyak khilafnya dengan berbagai pembenaran, lebih banyak alasan atas dasar pengecualian, merasa telah berada pada jalan yang haq padahal batil terselubung. Astaghfirullah... Ya Allah, maafkan hamba....

-------------------------------------

Saudariku....sahabatku...
ukhty muslimah....

Sungguh pun taaruf bukanlah sebuah permainan....bukan sekedar coba-coba...bukan sekedar perkiraan...

"hmm..siapa tau cocok..."
"hmm...siapa tau jodoh..."
"siapa tau..."siapa tau...'

atau bahkan...

" Hmm....lumayanlah...buat hepi-hepian...???????"

Astaghfirullah....

Sungguh...Taaruf itu bukanlah sebuah keisengan seperti itu....!!!!

Bagaimana mungkin SATU-SATUNYA JALAN YANG DIHALALKAN OLEH ALLAH...OLEH ISLAM..adalah sebuah permainan iseng...permainan coba-coba...sebuah kesenangan terselubung...??????

Bagaimana mungkin suatu upaya untuk menghindari PACARAN...justru tanpa disadari masuk dalam PACARAN tersebut...

Bagaimana mungkin sebuah upaya untuk membuahkan suatu yang suci...suatu ikatan yang mahal harganya...sebuah perjanjian agung yakni PERNIKAHAN adalah sebuah lelucon yang bisa dilakukan dengan siapa saja...siapa saja yang mau...siapa saja yang ada...atau sebuah iseng-iseng berhadiah...???????????????

Dengan perkataan...
"coba ah...sama dia...siapa tau...hehehe..???????????"

TAARUF BUKAN HAL-HAL REMEH TEMEH SEPERTI ITU....!!!!!!!
TAARUF ITU SUNGGUH SUCI...!!!

Sungguh bukan hak saya untuk berkata demikian sebenarnya...
Saya bukan siapa-siapa...bahkan saya adalah orang yang sangat sangat awam dengan masalah ini....

Tapi...sungguh miris hati saya ketika melihat realita...taaruf seakan jadi sebuah solusi atau jalan lain karena tidak boleh pacaran...!!!

Akhibatnya...??? taaruf tiada bedanya dengan pacaran...???
Lalu...??? taaruf adalah pacaran hanya dibungkus dengan "selimut Islami..."????????

Jika pacaran yang dibicarakan adalah...(hmm..mungkin ..^^)
"sayang...ketemuan yuk..."

Taaruf...
"ukhty...sholat tahajud dulu...??????????"

Jika pacaran mengungkapkan perasaan dengan
"sayang...aku cinta kamu..."

Taaruf ...??
"ukhty...sungguh hati ini mencintaimu karena Allah...????"


Sms-sms penuh perhatian...tiap hari...tiap jam...
Telepon-telepon mengobrol kehidupan sehari-hari...
Chatting..???
YANG DIBICARAKAN...??????? hmm..tidak jauh beda...!!!

Kiranya semuanya telah tau...
Bahwa wanita adalah fitnah terbesar bagi seorang laki-laki...

Namun...saya wanita...dan ukhty pun wanita...

Tapi kita juga tau...bahwa perhatian laki-laki...kasih sayangnya...sikap melindunginya...kesetiaannya adalah cobaan yang tidak kalah hebatnya bagi seorang wanita...

Mungkin kami para akhwat pada awalnya akan berkata...
"iih...iseng bgt sih..."
"nyebelin..."
"ganjen..."
"TP TP..."
"ngapain sih ngajak-ngajak taarufan nggak jelas.."


TAPI....kita semua juga tau....

Cinta itu tumbuh karena terbiasa...

terbiasa dekat...
terbiasa ada...
terbiasa bersama...
terbiasa berantem..
terbiasa saling menyapa...
terbiasa diberi perhatian...
terbiasa saling mengobrol...hmm...

Cinta itu teramat bening...
saat ini tiada apapun...namun perlahan...tanpa kita sadari...dia sudah menjalar ke seluruh bagian jiwa kita,,,menguasai kita...

Awalnya mungkin kita akan merasa sebal dengan kehadirannya...
Terganggu oleh sms-sms isengnya....
Terganggu oleh pertanyaan-pertanyaan anehnya....

Namun...tanpa kita sadari...
saat ia tiada...
saat sms tak kunjung tiba...
saat telepon tak berdering lama....????
akan ada perasaan kehilangan....
setiap saat melihat ke HP...menunggu deringnya...
setiap saat melongok ke komputer...menunggu onlinenya.....

Dan itukah...??? itukah saudariku....??? yang dinamakan dengan..."MENCINTAI KARENA ALLAH...???" itukah...????
itukah....?????????

ya akhi...para ikhwan....
sungguh hati wanita ini lemah....
hati wanita itu mudah terjangkiti virus....

dan bagaimana jika kita telah jatuh cinta...
bagaimana ternyata hati kita sudah saling merindu...menginginkan adanya kebersamaan...
merindukan adanya kasih yang tanpa akhir...
sementara....KITA BELUM HALAL....!!!!!!
DAN MUNGKIN KITA TIDAK AKAN PERNAH JADI HALAL....!!!!!!

sanggupkah engkau pertanggungjawabkan sms-sms mesramu...???
sangggupkah engkau pertanggungjawabkan telepon mesramu...???
sanggupkah engkau pertanggungjawabkan tangis kami karena mulai merindukanmu...???
mulai berharap padamu...???

Tolong, kami hanya ingin menjaga diri . Menjaga amal kami tetap tertuju padaNYA.
Karena janji Allah itu pasti. Wanita baik hanya diperuntukkan laki-laki baik.

Ya akhi....ikhwan...calon pemimpin kami di masa depan....
Jika engkau benar-benar serius...mengapa engkau hanya bersembunyi dibalik internetmu...???
Bersembunyi dibalik HPmu...???
Bersembunyi dalam kata-katamu...????????

kita sudah lelah dengan semua itu...
sungguhpun kita tidak mengharapkan seorang laki-laki BERMENTAL TEMPE ...
yang hanya berani di dunia maya...
yang hanya berani di dunia sms...

dan yang lari dari tanggungjawab setelah merasa tidak cocok....

Jika engkau memang sungguh serius...
DATANGLAH PADA ORANGTUA KAMI...!!!
JAWAB PERTANYAAN KAMI DENGAN LANTANG...!! DIHADAPAN KAMI...!!!!
JAWAB PERTANYAAN KAMI SECARA LANGSUNG....!!!!

kami wanita ingin pemimpin yang berani....
kami wanita yang ingin menjaga diri...
kami wanita yang tidak ingin diberi harapan palsu...janji gombal....
kami wanita yang ingin laki-laki yang halal.....
DENGARLAH AKHI...KAMI WANITA YANG BERBEDA...!!!!!!

PERNIKAHAN ADALAH KESUCIAN....
DAN JALAN MENUJU PERNIKAHAN TENTUNYA HARUS SESUCI PERNIKAHAN ITU PULA ...!!!

Aku bukanlah seorang gadis yang cerewet dalam memilih pasangan hidup.
Siapalah diriku untuk memilih permata sedangkan aku hanyalah sebutir pasir yang wujud di mana-mana.

Tetapi aku juga punya keinginan seperti wanita solehah yang lain, dilamar lelaki yang bakal dinobatkan sebagai ahli syurga, memimpinku ke arah tujuan yang satu.

Tidak perlu kau memiliki wajah setampan Nabi Yusuf Alaihisalam, juga harta seluas perbendaharaan Nabi Sulaiman Alaihisalam, atau kekuasaan seluas kerajaan Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam, yang mampu mendebarkan hati jutaan gadis untuk membuat aku terpikat.

Andainya kaulah jodohku yang tertulis di Lauh Mahfuz, Allah pasti akan menanamkan rasa kasih dalam hatiku juga hatimu. Itu janji Allah. Akan tetapi, selagi kita tidak diikat dengan ikatan yang sah, selagi itu jangan dimubazirkan perasaan itu karena kita masih tidak mempunyai hak untuk begitu.
Juga jangan melampaui batas yang telah Allah tetapkan. Aku takut perbuatan-perbuatan seperti itu akan memberi kesan yang tidak baik dalam kehidupan kita kelak.

Permintaanku tidak banyak. Cukuplah engkau menyerahkan seluruh dirimu pada mencari ridha Illahi. Aku akan merasa amat bernilai andai dapat menjadi tiang penyangga ataupun sandaran perjuanganmu. Bahkan aku amat bersyukur pada Illahi kiranya akulah yang ditakdirkan meniup semangat juangmu, mengulurkan tanganku untukmu berpaut sewaktu rebah atau tersungkur di medan yang dijanjikan Allah dengan kemenangan atau syahid itu. Akan kukeringkan darah dari lukamu dengan tanganku sendiri. Itu impianku.

Aku pasti berendam airmata darah, andainya engkau menyerahkan seluruh cintamu kepadaku.
Cukuplah kau mencintai Allah dengan sepenuh hatimu karena dengan mencintai Allah, kau akan mencintaiku karena-Nya.
Cinta itu lebih abadi daripada cinta biasa.
Moga cinta itu juga yang akan mempertemukan kita kembali di syurga….

ATAS NAMA TAARUF...???


MUNGKIN SALAH SEORANG LAKI-LAKI AKAN BERTANYA..."
mengapa wanita begitu selektif memilih orang yang akan taaruf.."
maka...
wanita akan menjawab..

suami kami nanti kelak akan menjadi pemimpin kami...
akan kami layani kebutuhannya....
akan kami tunggu kehadirannya...
akan kami berikan jiwa kami...raga kami....
bagaimana mungkin kami lalai dalam memilih calon suami...meski hanya dalam rangka taaruf...??

suami kami nanti akan menjadi pembimbing agama kami...penjaga kami...pelindung kami...
bagaimana mungkin kami akan gegabah dalam menentukan pilihan...meski hanya sebatas tukaran biodata..??

mentaati suami kami adalah salah satu jalan kami ke surga...
ketaatan pada suami adalah lambang kesholihan kami....
bagaimana mungkin kami akan cepat memutuskan siapa pilihan kami meski hanya sebatas kata..."baik saya setuju...taarufan..."

ya akhi....saudaraku...para ikhwan....
JANGAN TAWARKAN KEISENGAN ATAS NAMA TAARUF PADA KAMI...!!!!!
KETAHUILAH...KAMI ADALAH WANITA YANG BERBEDA...!!!!!




Jadikanlah Sabar dan Shalat Sebagai Penolongmu. Dan Sesungguhnya Yang Demikian itu Sungguh Berat, Kecuali Bagi Orang-Orang yang Khusyu [ Al Baqarah : 45 ]
Posted by Mariana at 11:25 PM 2 comments
Labels: tausyiah

Dibalik Fenomena FB

Seketika diri ini merasa terbenam dalam kubangan rasa hina yang teramat ketika membaca sebuah kiriman artikel berikut....

Betapa banyak khilafnya hamba ya Allah,, Ya Rabbi,, Betapa Maha Baiknya Engkau ya Allah yang masih memberikan kami peringatan atas kesalahan-kesalahan kami.........

......Maafkan kami Ya Rahman, Ya Rahim......

----------------------------------------------

Diambil dari milis tetangga:


Ketika perpecahan keluarga menjadi tontonan yang ditunggu dalam sebuah episode infotainment setiap hari.

Ketika aib seseorang ditunggu-tunggu ribuan mata bahkan jutaan dalam berita-berita media massa .

Ketika seorang celebritis dengan bangga menjadikan kehamilannya di luar pernikahan yang sah sebagai ajang sensasei yang ditunggu-tunggu ...?siapa calon bapak si jabang bayi??

Ada khabar yang lebih menghebohkan, lagi-lagi seorang celebrities yang belum resmi berpisah dengan suaminya, tanpa rasa malu berlibur, berjalan bersama pria lain, dan dengan mudahnya mengolok-olok suaminya.

Wuiih......mungkin kita bisa berkata ya wajarlah artis, kehidupannya ya seperti itu, penuh sensasi.Kalau perlu dari mulai bangun tidur sampai tidur lagi, aktivitasnya diberitakan dan dinikmati oleh publik.


Wuiiih...... ternyata sekarang bukan hanya artis yang bisa seperti itu, sadar atau tidak, ribuan orang sekarang sedang menikmati aktivitasnya apapun diketahui orang, dikomentarin orang bahkan mohon maaf ....?dilecehkan? orang, dan herannya perasaan yang didapat adalah kesenangan.


Fenomena itu bernama facebook , setiap saat para facebooker meng update statusnya agar bisa dinikmati dan dikomentarin lainnya. Lupa atau sengaja hal-hal yang semestinya menjadi konsumsi internal keluarga, menjadi kebanggaan di statusnya. Lihat saja beberapa status facebook :


Seorang wanita menuliskan ?Hujan-hujan malam-malam sendirian, enaknya ngapain ya.....??--- ---kemudian puluhan komen bermunculan dari lelaki dan perempuan, bahkan seorang lelaki temannya menuliskan ?mau ditemanin? Dijamin puas deh...?


Seorang wanita lainnya menuliskan ? Bangun tidur, badan sakit semua, biasa....habis malam jumat ya begini...:? kemudian komen2 nakal bermunculan. ..


Ada yang menulis ? bete nih di rumah terus, mana misua jauh lagi....?, ----kemudian komen2 pelecehan bermunculan.


Ada pula yang komen di wall temannya ? eeeh ini si anu ya ...., yang dulu dekat dengan si itu khan? Aduuh dicariin tuh sama si itu....? ----lupa klu si anu sudah punya suami dan anak-anak yang manis.


Yang laki-laki tidak kalah hebat menulis statusnya ?habis minum jamu nih...., ada yang mau menerima tantangan ??----langsung berpuluh2 komen datang.


Ada yang hanya menuliskan, ?lagi bokek, kagak punya duit...?


Ada juga yang nulis ? mau tidur nih, panas banget...bakal tidur pake dalaman lagi nih? .


Dan ribuan status-status yang numpang beken dan pengin ada komen-komen dari lainnya.



Dan itu sadar atau tidak sadar dinikmati oleh indera kita, mata kita, telinga kita, bahkan pikiran kita.

Ada yang lebih kejam dari sekedar status facebook, dan herannya seakan hilang rasa empati dan sensitifitas dari tiap diri terhadap hal-hal yang semestinya di tutup dan tidak perlu di tampilkan.



Seorang wanita dengan nada guyon mengomentarin foto yang baru sj di upload di albumnya, foto-foto saat SMA dulu setelah berolah raga memakai kaos dan celana pendek.....padahal sebagian besar yg didalam foto tersebut sudah berjilbab



Ada seorang karyawati mengupload foto temannya yang sekarang sudah berubah dari kehidupan jahiliyah menjadi kehidupan islami, foto saat dulu jahiliyah bersama teman2 prianya bergandengan dengan ceria....



Ada pula seorang pria meng upload foto seorang wanita mantan kekasihnya dulu yang sedang dalam kondisi sangat seronok padahal kini sang wanita telah berkeluarga dan hidup dengan tenang.


Rasanya hilang apa yang diajarkan seseorang yang sangat dicintai Allah...., yaitu Muhammad SAW, Rasulullah kepada umatnya. Seseorang yang sangat menjaga kemuliaan dirinya dan keluarganya. Ingatkah ketika Rasulullah bertanya pada Aisyah r.ha

? Wahai Aisyah apa yang dapat saya makan pagi ini?? maka Istri tercinta, sang humairah, sang pipi merah Aisyah menjawab ? Rasul, kekasih hatiku, sesungguhnya tidak ada yang dapat kita makan pagi ini?. Rasul dengan senyum teduhnya berkata ?baiklah Aisyah, aku berpuasa hari ini?. Tidak perlu orang tahu bahwa tidak ada makanan di rumah rasulullah.. ..


Ingatlah Abdurahman bin Auf r.a mengikuti Rasulullah berhijrah dari mekah ke madinah, ketika saudaranya menawarkannya sebagian hartanya, dan sebagian rumahnya,

maka abdurahman bin auf mengatakan, tunjukan saja saya pasar. Kekurangannya tidak membuat beliau kehilangan kemuliaan hidupnya. Bahwasanya kehormatan menjadi salah satu indikator keimanan seseorang, sebagaimana Rasulullah, bersabda, ?Malu itu sebahagian dari iman?. (Bukharidan Muslim).


Dan fenomena di atas menjadi Tanda Besar buat kita umat Islam, hegemoni ?kesenangan semu? dan dibungkus dengan ?persahabatan fatamorgana? ditampilkan dengan mudahnya celoteh dan status dalam facebook yang melindas semua tata krama tentang Malu, tentang menjaga Kehormatan Diri dan keluarga.

Dan Rasulullah SAW menegaskan dengan sindiran keras kepada kita

?Apabila kamu tidak malu maka perbuatlah apa yang kamu mau.? (Bukhari).


Arogansi kesenangan semakin menjadi-jadi dengan tanpa merasa bersalah mengungkit kembali aib-aib masa lalu melalui foto-foto yang tidak bermartabat yang semestinya dibuang saja atau disimpan rapat.

Bagi mereka para wanita yang menemukan jati dirinya, dibukakan cahayanya oleh Allah sehingga saat di masa lalu jauh dari Allah kemudian ter inqilabiyah ? tershibghoh, tercelup dan terwarnai cahaya ilahiyah, hatinya teriris melihat masa lalunya dibuka dengan penuh senyuman, oleh orang yang mengaku sebagai teman, sebagai sahabat.

Maka jagalah kehormatan diri, jangan tampakkan lagi aib-aib masa lalu, mudah-mudahan Allah menjaga aib-aib kita.

Maka jagalah kehormatan diri kita, simpan rapat keluh kesah kita, simpan rapat aib-aib diri, jangan bebaskan ?kesenangan? , ?gurauan? membuat Iffah kita luntur tak berbekas.

************ ********* ***** ************ ********* ***** *******

Mohon kiranya untuk men-tag ataupun men-sharing artikel ini dengan orang yang Anda kasihi demi kebaikan kita bersama.

Jazakallah khair
Posted by Mariana at 10:06 AM 0 comments
Labels: tausyiah
Newer Posts Older Posts Home
Subscribe to: Posts (Atom)

Blog Design by Gisele Jaquenod - edited by Mariana