Anyway I was wondering whether I should write this in English or Bahasa. Maybe campur-campur aja kali ya, hahaa.. Udah setahun ga nulis, berasa banget langsung mandek pas mau nulis lagi. Ada yang pernah ngerasain? Buat saya menulis itu gampang-gampang susah, saya harus mencari waktu dan mood yang pas buat nulis. Sekalinya dapat, semua yang mau ditulis sejak lama bisa mengalir begitu aja. Tapi kalau ga dapet mood-nya, mau sebanyak apa pun ide yang ada di kepala bakalan stuck ga akan bisa dikeluarin. Ujung-ujungnya akhirnya ga jadi nulis deh. :P
Well by the way, sekarang udah tahun 2017. Yayy, ga berasa ya waktu cepat sekali berlalu. Setelah sekian lama saya ga pernah muncul di dunia maya karena berusaha menahan diri dari... yaa you know just read my last post, sometimes I wonder ada ga ya yang kangen dengan dirikuu. Hahaa ga penting ya, tapi well in fact I do really think about it a few times. "Will anyone miss me if I'm gone?" This kind of thought came to mind. And surprisingly, just a few days ago there was someone that really did miss me a lot. Agak ngagetin juga sih, masalahnya I always think that I'm nobody, siapa jg yang bakal inget sama saya. Tapi ternyata ada loh.... >,< *tears* Jadi gini ceritanya, beberapa hari yang lalu saya dateng ke sebuah acara. Nah disitulah saya bertemu dengan salah satu kerabat yang udah sekian tahun ga pernah ketemu. Sekalinya ketemu, suddenly she hugged me then shed tears while saying she missed me a lot. ;') Saya juga kangen banget sama kerabat saya tersebut, alhamdulillah masih bisa bertemu kembali setelah sekian lama.
Bicara soal lama, tahu tidak saya mulai nulis di blog ini udah dari tahun 2008 loh, jadi udah hampir 10 tahun saya menulis. Amazing ya, saya sendiri takjub ternyata hobi nulis saya udah terpupuk sekian lama. Well sebenarnya, awal mula saya suka nulis udah lebih lama lagi dari itu. Dari kecil saya suka banget nulis diary alias buku harian. xD *big grin* Bahkan hobi mengisi diary itu saya lanjutkan hingga ke jenjang kuliah. Lalu hobi itu sedikit demi sedikit mulai terhenti semenjak berkembangnya teknologi smart phone yang menggoda saya dan masyarakat luas pastinya untuk curhat di media sosial. Actually there's nothing wrong about following the latest trend, tapi baru-baru ini saya menyadari ternyata kegiatan curhat di medsos tersebut banyak sekali mudharatnya. Salah satunya adalah terkikisnya kemampuan menulis saya yang udah dipupuk sekian lama. *tears* *banjir air mata* T_T
Saya baru banget sadar dan terbuka mata lebar-lebar pas kemarin ini saya mengikuti sebuah tes menulis. Jadi di tes itu saya diberikan tugas untuk membahas sebuah topik. Topiknya sangat mudah sebenarnya, hanya hal sederhana nan remeh temeh yang terjadi di sekitar kita sehari-hari. Tapi entah kenapa karena udah lama banget saya ga melatih kemampuan menulis saya untuk membahas sesuatu panjang lebar, akhirnya di tes tersebut saya mandek, benar-benar stuck ga bisa mengeluarkan apapun dari kepala saya. Untuk menulis paragraf pembuka saja bahkan butuh sekian puluh menit. Fiuuh... Saya sampai berpikir, kenapa ya saya begini, apa karena saya sudah mulai tua kah. Saya sampai kehilangan kepercayaan diri hanya karena tidak bisa menulis saat itu. Karena itu akhirnya saya memutuskan mulai sekarang saya akan menulis lagi insyaa Allah, jika tidak ada halangan, agar kepercayaan diri saya bangkit kembali. Yayy, merdeka!!
So... nantikan cerita-cerita hangat dari saya selanjutnya di blog tercinta ini. Okaay. See yaa..
"I can shake off everything as I write; my sorrows disappear, my courage is reborn."
- Anne Frank



















