Kali ini saya mau cerita tentang keajaiban doa. Jadi beberapa waktu yang lalu saya menulis tentang hutang saya yang menumpuk. Karena saking stressnya akhirnya saya tuliskanlah curahan hati saya tentang hutang tersebut di blog ini. Saya cerita betapa putus asanya saya dalam melunasi hutang-hutang saya yang banyak tersebut sampai-sampai saya merasa lelah dengan kehidupan. Berat hati saya jujur, karena tidak mudah hidup dengan hutang. Eh ga lama alhamdulillah Allah bantu saya untuk melunasi hutang-hutang tersebut sedikit demi sedikit sampai akhirnya hanya tinggal sedikit lagi. Masyaa Allah.... Bantuan tersebut ada yang datang dari seorang kenalan yang entah bagaimana tiba-tiba berkeinginan membantu saya mencicil hutang itu (sangat amat terbantu, alhamdulillah), lalu Allah bantu lagi lunasi dengan jalan yang tidak disangka-sangka sampai saya takjub sendiri, masyaa Allah... Allahu Akbar.
Saya pikir-pikir lagi, saya yakin sekarang semua ini sepertinya tidak terlepas dari keajaiban doa-doa yang kerap kali saya panjatkan, terutama di waktu-waktu mustajabnya doa untuk dikabulkan. Jadi saya pernah baca, ada beberapa waktu mustajabnya doa untuk dikabulkan. Seingat saya waktu-waktu tersebut adalah sebagai berikut :
1. Pada waktu turunnya hujan
2. Antara adzan dan iqomah
3. Pada waktu setelah Ashar di hari Jumat
4. Pada waktu berpuasa
5. Pada waktu berbuka puasa
6. Doa orang yang terdzolimi
7. Doanya ibu terhadap anaknya
8. Ketika sujud
9. Ketika khatib diantara dua khutbah di hari Jumat
10. Di sepertiga malam (pada saat shalat Tahajjud / shalat malam)
11. Setelah shalat 5 waktu
Untuk hadits-hadits shahihnya bisa disearch di google ada banyak sumber-sumber yang insyaa Allah terpercaya.
Nah kembali ke cerita saya diatas, di waktu-waktu mustajabnya doa tersebut, saya kerap kali baik di dalam hati maupun saya ucapkan dengan lirih saya panjatkan doa, terutama agar Allah bantu saya untuk melunasi hutang-hutang saya dan keluarga saya. Tentu saja dengan adab-adab berdoa yang dianjurkan (yaitu dengan memuji nama Allah terlebih dahulu, lalu diakhiri dengan menyampaikan salam / shalawat kepada Nabi Muhammad SAW, tidak lupa memohonkan doa untuk kedua orang tua).
Alhamdulillah dengan segala kebaikan dan kemurahan Allah SWT, Allah kabulkan doa saya. Terima kasih yaa Allah....
Jadi teman-teman, jangan berputus asa dari rahmat Allah ya... Jangan seperti saya yang kemarin ini sempat berputus asa sampai menginginkan kematian saking lelahnya (tapi memang benar, lelah sekali menanggung beban hutang, lelah pikiran, lelah fisik juga karena harus banting tulang untuk melunasi hutang tersebut). Atau kalau kita memiliki keinginan, ucapkan saja keinginan tersebut dalam doa di waktu-waktu mustajab tersebut dengan adab berdoa yang baik. Allah Maha Baik, insyaa Allah akan dikabulkan, kalau tidak di dunia ini, maka di akhirat pun doa-doa tersebut akan menjadi pahala. Tapi kita harus ingat juga, Allah punya hak untuk mengabulkan atau tidak. Jika belum dikabulkan, jangan berburuk sangka. Mungkin Allah punya jalan yang lebih baik bagi kita atau Allah tangguhkan sampai waktu yang tepat untuk dikabulkannya doa tersebut.
Saya pernah dengar cerita sepasang suami istri yang belum juga dikaruniai anak sampai 10 tahun pernikahan kalau tidak salah, ini cerita nyata saya baca sendiri ceritanya dari sang istri. Mereka terus berdoa, terutama di waktu-waktu mustajab di atas, alhamdulillah atas kebesaran Allah sekarang mereka sudah dikaruniai anak laki-laki.
Jadi teruslah berdoa ya teman-teman, jangan menyerah. Saya juga insyaa Allah akan terus berdoa sampai akhir hayat. Doakan juga saudara-saudara kita, teman-teman kita, orang-orang disekitar kita, karena saya juga pernah baca katanya doa dari kita pada saudara kita tanpa sepengetahuannya akan diaminkan oleh malaikat, jadi doa itu akan berbalik pada kita juga. Ada haditsnya juga, bisa disearch di google.
Oke sepertinya sudah sangat panjang tulisannya, hehee... Terima kasih sudah membaca ya teman-teman, mari kita terus berdoa. Semangaaatttt..... :)

