skip to main | skip to sidebar

About me

My Photo
Mariana
Indonesian muslimah, Backpacker, Photography Lover, Dreamer, and Believer to these phrases: "whoever seeks they will find" & "there's no useless effort" - So, keep on going!
View my complete profile

Archive

  • ► 2008 (13)
    • ► June (1)
    • ► July (3)
    • ► August (2)
    • ► September (2)
    • ► November (2)
    • ► December (3)
  • ► 2009 (13)
    • ► January (2)
    • ► February (1)
    • ► March (2)
    • ► May (1)
    • ► August (1)
    • ► September (3)
    • ► December (3)
  • ► 2010 (20)
    • ► January (3)
    • ► February (3)
    • ► April (1)
    • ► June (1)
    • ► July (1)
    • ► August (9)
    • ► September (1)
    • ► November (1)
  • ► 2011 (10)
    • ► February (2)
    • ► June (3)
    • ► August (4)
    • ► October (1)
  • ► 2012 (5)
    • ► January (1)
    • ► March (1)
    • ► August (1)
    • ► September (1)
    • ► November (1)
  • ► 2013 (16)
    • ► January (1)
    • ► March (1)
    • ► June (6)
    • ► July (1)
    • ► August (4)
    • ► September (2)
    • ► October (1)
  • ► 2014 (13)
    • ► January (1)
    • ► February (1)
    • ► March (2)
    • ► May (2)
    • ► June (1)
    • ► August (1)
    • ► September (1)
    • ► October (1)
    • ► November (3)
  • ► 2015 (15)
    • ► February (1)
    • ► March (1)
    • ► July (1)
    • ► August (3)
    • ► October (4)
    • ► November (1)
    • ► December (4)
  • ► 2016 (6)
    • ► January (2)
    • ► February (2)
    • ► March (2)
  • ► 2017 (3)
    • ► April (1)
    • ► June (1)
    • ► July (1)
  • ▼ 2020 (5)
    • ► October (2)
      • 2020
      • Pindahan Rumah
    • ▼ November (3)
      • Pilihan
      • Weekend
      • Doa Nabi Ibrahim
  • ► 2021 (9)
    • ► January (1)
    • ► February (2)
    • ► April (3)
    • ► July (2)
    • ► September (1)

Labels

  • backpacking
  • blog design
  • capturing moments
  • cerita-cerita
  • cuap-cuap
  • family matters
  • hikmah
  • hot stuff
  • inspirasi
  • kata-kata
  • kerja dan belajar
  • korean drama
  • masak memasak
  • quotes
  • relationship
  • review
  • selingan
  • tausyiah
  • wonderful

What I'm Into

Interior & Architecture

  • Arc Space
  • Arch Daily
  • Archinect
  • Architonic
  • Copy Cat Chic
  • Design Glossary
  • Design Milk
  • Dezeen
  • Enlighter Magazine
  • Famous Architects
  • HGTV
  • Houzz
  • How About Orange
  • IALD
  • IKEA Hackers
  • Interior Design Magazine
  • Karim Rashid
  • Lighting Design Magazine
  • Meade Design Group
  • Mondo Arc
  • Philippe Starck
  • Print and Pattern
  • Samantha Pynn
  • Summer Allen
  • Suzanne Dimma
  • Top 50 Interior Websites

All About Design

  • Eat Drink Chic
  • Goodnight Little Spoon
  • Josh Lafayette
  • Paper Toys
  • Pixel Girl
  • Pugly Pixel
  • Pugly Pixel Blog
  • The Cool Hunter

Let's Go Green

  • groovy green
  • inhabitat
  • sustainablog
  • world changing

Inspiring Blogs

  • Febrianti Almeera
  • Islamic Articles
  • Jamil Azzaini
  • Salim A. Fillah

I Read This

Bidadari Bidadari Surga
Mengarungi 'Arsy Allah
Gadis Pantai
Confessions of a Shopaholic
Rembulan Tenggelam Di Wajahmu
Kupinang Engkau dengan Hamdalah
The Da Vinci Code
A Very Yuppy Wedding
Menyelam ke Samudera Jiwa dan Ruh
Bumi Cinta
Cinta Brontosaurus
The Alchemist - Sang Alkemis
Kambing Jantan: Sebuah Catatan Harian Pelajar Bodoh
Life of Pi
Why Men Don't Listen and Women Can't Read Maps: Mengungkap Perbedaan Pikiran Pria dan Wanita Agar Sukses Membina Hubungan
divortiare
Ketika Cinta Bertasbih
The Right to Lead
How to Win Friends and Influence People
Virus of the Mind: The New Science of the Meme


Mariana's favorite books »

For A Better Life!

Blog Readers

Stats

free counters

simply,

bla bla bla in my mind...

30 November 2020

Doa Nabi Ibrahim

Baru2 ini saya membaca Al-Qur'an lalu sampai pada Surat Ibrahim. Hati saya terenyuh ketika saya membaca doa nabi Ibrahim. Seperti ini doanya :


Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

"Dan (ingatlah), ketika Ibrahim berdoa, Ya Tuhan, jadikanlah negeri ini (Mekah), negeri yang aman, dan jauhkanlah aku beserta anak cucuku agar tidak menyembah berhala."
(QS. Ibrahim 14: Ayat 35)

"Ya Tuhan, berhala-berhala itu telah menyesatkan banyak dari manusia. Barang siapa mengikutiku, maka orang itu termasuk golonganku, dan barang siapa mendurhakaiku, maka Engkau Maha Pengampun, Maha Penyayang."
(QS. Ibrahim 14: Ayat 36)

"Ya Tuhan, sesungguhnya aku telah menempatkan sebagian keturunanku di lembah yang tidak mempunyai tanam-tanaman di dekat rumah Engkau (Baitullah) yang dihormati, ya Tuhan (yang demikian itu) agar mereka melaksanakan sholat, maka jadikanlah hati sebagian manusia cenderung kepada mereka dan berilah mereka rezeki dari buah-buahan, mudah-mudahan mereka bersyukur."
(QS. Ibrahim 14: Ayat 37)

"Ya Tuhan kami, sesungguhnya Engkau mengetahui apa yang kami sembunyikan dan apa yang kami tampakkan; dan tidak ada sesuatu pun yang tersembunyi bagi Allah, baik yang ada di bumi maupun yang ada di langit."
(QS. Ibrahim 14: Ayat 38)

"Segala puji bagi Allah yang telah menganugerahkan kepadaku di hari tua(ku) Ismail dan Ishaq. Sungguh, Tuhanku benar-benar Maha Mendengar (memperkenankan) doa."
(QS. Ibrahim 14: Ayat 39)

"Ya Tuhanku, jadikanlah aku dan anak cucuku orang yang tetap melaksanakan sholat, ya Tuhan kami, perkenankanlah doaku."
(QS. Ibrahim 14: Ayat 40)

"Ya Tuhan kami, ampunilah aku dan kedua ibu-bapakku dan semua orang yang beriman pada hari diadakan perhitungan (hari Kiamat)."
(QS. Ibrahim 14: Ayat 41)


Saya terenyuh di bagian Nabi Ibrahim berdoa agar beliau dan anak cucunya tetap melaksanakan sholat. Bahkan seorang nabi berdoa agar tetap melaksanakan sholat, bisa dibayangkan betapa utamanya sholat itu dan betapa sulitnya untuk tetap dalam keistiqomahan. Saya juga jadi terinspirasi dari doa ini agar saya juga meminta agar tetap melaksanakan sholat sampai tutup usia. Aamiin.... Semoga kita semua selalu dianugerahi ketetapan untuk selalu melaksanakan sholat. Karena untuk orang-orang yang tidak melaksanakan sholat, sudah dijanjikan Neraka Saqar. Hal itu juga terdapat dalam Al-Qur'an. Ayatnya sebagai berikut :

Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

مَا سَلَـكَـكُمْ فِيْ سَقَرَ
maa salakakum fii saqor

"Apa yang menyebabkan kamu masuk ke dalam (Neraka) Saqar?"
(QS. Al-Muddassir 74: Ayat 42)

قَا لُوْا لَمْ نَكُ مِنَ الْمُصَلِّيْنَ ۙ 
qooluu lam naku minal-musholliin

"Mereka menjawab, Dahulu kami tidak termasuk orang-orang yang melaksanakan sholat,"
(QS. Al-Muddassir 74: Ayat 43)


Astaghfirullah, jangan sampai kita termasuk orang-orang yang disebutkan masuk ke dalam Neraka Saqar. Naudzubillah minzalik. Karena itu mari kita teguh dalam mendirikan sholat baik di kala senang maupun susah.

Oya btw, saya menemukan aplikasi untuk membaca Al-Qur'an yang bagus, teks ayat2nya bisa disalin dengan mudah atau bs juga dijadikan JPEG. Namanya Al-Quran Indonesia karya Andi Unpam. Ini link downloadnya :

https://play.google.com/store/apps/details?id=com.andi.alquran.id


Untuk membaca Al-Qur'an nya juga dibuat sangat mudah, karena diberi warna warna di setiap pertemuan antar huruf yang membutuhkan dengung, idghom, dll. Di aplikasi tersebut juga ada jadwal Sholatnya, jadi memudahkan kita untuk melihat jadwal sholat kapan saja dimana saja.

Mudah2an bermanfaat ya, yuk langsung di download. Hehee... Oke deh teman-teman, sekian dulu ya postingan kali ini. Nanti jika ada cerita bermanfaat lagi akan saya tulis lagi insyaa Allah. See you... :D

Posted by Mariana at 9:40 AM 0 comments

29 November 2020

Weekend

Hari ini alhamdulillah semua berjalan lancar. Di rumah lagi ada ponakan2 nginep bersama mamanya. Dan tadi pagi dateng paket, hehee... Kiriman hijab yg baru saya beli beberapa hari yang lalu :D Saya beli bergo maryam, tipe bergo yg lg hits akhir2 ini. Ada talinya, jadi modelnya mirip mukena gt. Klo istilah kerennya hijab syria. Hahaa.. Entah dr mana istilah2 itu muncul.

Saya paling suka ngoleksi hijab, semenjak tahun 2012 yaitu sejak saya pertama kali memulai bisnis hijab. Seru aja ngoleksinya, ada yg warna warni, motif, model bergo, model instan, khimar, dll... Yah walaupun sekarang bisnis hijab saya lagi mandek, tapi dalam hati saya selalu ada keinginan untuk melanjutkan kembali jika keuangan sudah stabil lagi. Insyaa Allah... Aamiin.... Doakan ya teman2.

Karena setelah saya pikir2, passion saya adalah jualan hijab. Saya udah kerja kesana kemari, jualan aksesoris, jualan notebook, sampai usaha kuliner jg saya jalani, tapi yang paling saya sukai dari semuanya yaitu jualan hijab. Mudah2an nantinya saya bisa meneruskan kembali usaha ini. Aamiin...

Ya sekian dulu sapaan akhir minggu dari saya kali ini. Nanti jika ada cerita2 lagi akan saya update disini insyaa Allah. Okay, see you..... :D
Posted by Mariana at 8:11 PM 0 comments

02 November 2020

Pilihan

Sekarang saya sedang dihadapkan pada masa2 sulit, seperti yang teman2 ketahui sekarang sedang musim pandemi covid19. Dimana2 terkena imbasnya, ga terkecuali saya. Setelah kembali dr Hong Kong, mencari kerja rasanya sulit sekali, itu padahal belum masuk masa2 pandemi. Apalagi setelah pandemi, lebih sulit lagi. Saya harus bekerja karena kakak dan adik sedang tidak bekerja karena satu dan lain hal. Saya harus membantu untuk menghidupi keluarga saya bagaimanapun juga. Saya agak menyesal sih kenapa saya harus kembali dari Hong Kong, tapi saya ada alasan sendiri kenapa tidak bisa bertahan disana.

Tapi alhamdulillah sebulan yang lalu saya diterima kerja di kantor saya yang sekarang. Sebenarnya saya dihadapkan pada dua pilihan, ada dua kantor yang mewawancarai saya, tapi setelah berdiskusi dengan orang tua dan keluarga akhirnya saya memilih kantor yang sekarang ini sebagai pilihan saya untuk bekerja. Karena kantor yang satunya lagi lokasinya cukup jauh dari rumah saya. Namun sekarang ini saya agak menyesali pilihan saya.

Seharusnya tanggal sekarang saya sudah gajian, tapi entah kenapa hingga sekarang masih belum keluar juga gajinya dari kantor. Dengar2 dari kolega saya, katanya di kantor ini ada sedikit masalah keuangan jadi kita harus mengantisipasi diri sejak dini. Nah loh. Hahaa saya agak terkejut mendengarnya. Saya jadi termenung sendiri apa saya salah pilih kantor ya.

Lalu saya ceritakan ini ke kakak saya. Beliau menasehati bahwa tidak ada satu daun pun di dunia ini yang jatuh karena kebetulan. Apalagi saya masuk kantor ini, sudah pasti bukan suatu kebetulan apalagi kesalahan. Ini memang sudah menjadi takdir dan memang jalan yang harus dilalui. Jadi tidak boleh disesali. Jadi dijalani saja dulu kata beliau, ditunggu dengan sabar sambil didoakan semoga yang baik2 terjadi pada kantor saya ini. Aamiin...

Ada betulnya juga nasehat kakak saya ini. Memang bukan suatu kebetulan saya masuk di kantor ini, sudah tentu ini juga adalah ketetapan dari Allah kenapa saya bisa sampai berada disini dan bertemu dengan teman2 di kantor saya ini. Tapi kembali lagi saya jadi bingung bagaimana seharusnya menghadapi situasi seperti ini. Karena ini tidak pernah terjadi sebelumnya di kantor2 saya yang lainnya.

Ya saya hanya bisa bersabar saja sambil berdoa semoga kantor ini segera pulih keadaannya dan bisa membayar gaji karyawannya. Aamiin... Saya jadi termenung kembali dengan suatu perkataan bahwa segala pilihan di dunia ini pasti ada konsekuensinya. Tinggal kita saja apakah siap dengan konsekuensi tersebut atau tidak. Ya inilah konsekuensi yang harus saya hadapi dari pilihan saya. Juga pilihan2 lainnya yang akan datang. Saya harus siap bagaimanapun juga.

Cara supaya kita siap adalah dengan menyiapkan mental di awal, kalau yang saya tangkap dari ceramah2nya pakar vibrasi yaitu Arif RH, katanya mental yang bagus adalah di awal kita sudah siap jika yang bagus terjadi kita syukuri, kalau yang kurang baik terjadi kita juga sudah bersiap2. Jadi apapun yang terjadi mental kita sudah terbentuk untuk mengantisipasi setiap kejadian. Jadinya vibrasi (vibrasi itu semacam energi) yang terpancar pun adalah vibrasi yang kuat. Kalau mengafirmasi diri di awal untuk selalu positive thinking juga boleh, tapi jadinya melelahkan. Karena kita berusaha mati2an untuk meyakinkan diri kalau hanya hal2 yang bagus saja yang akan terjadi. Bagus jg sih ini, tp kita jadi tidak bersiap2 kalau2 ada hal2 yang buruk terjadi.

Begitulah teman2 mudah2an kejadian saya ini bisa diambil juga hikmahnya ya ketika kita mengambil suatu pilihan maka kita juga harus bersiap untuk segala hal baik positif atau negatif yang akan mengiringinya. Mudah2an bermanfaat, dan mohon doanya ya semoga gaji saya bisa keluar dalam waktu dekat. Hehee.... Aamiin... Kalau ga keluar, ya mohon doanya juga semoga ada pintu2 rejeki lainnya yang bisa terbuka. Aamiin lagi....

See you....


Posted by Mariana at 3:37 PM 0 comments

29 October 2020

Pindahan Rumah

Saya mau cerita soal pindahan rumah saya sebulan yang lalu. Jadi saya pindahan rumah dari Cirendeu ke Cibubur. Ini sebenernya bukan pertama kali saya pindah rumah. Saya udah beberapa kali pindah rumah, tapi selama ini selalu ayah saya atau ibu saya yang ngurusin pindahannya, terutama soal beberes barang2. Tapi kemarin ini, saya ikutan beberes barang2nya. Subhanallah, capeknya bukan main. Banyak banget barang2 yang mesti diberesin, dipacking, dan disortir. Ini jadi pelajaran banget buat saya untuk ga numpuk2 barang yang ga perlu.


Jadi hikmahnya yang saya dapetin setelah pindahan rumah kali ini sebagai berikut :

- ga lagi2 numpuk2in barang2 yang ga perlu

- pikir2 lagi sebelum beli barang, nantinya mau dikemanakan barang tersebut kalau udah ga dipakai lagi

- sering-sering beberes rumah, buang2in barang2 yang ga berguna lagi atau klo bs diloak, diloakin aja

- kalau masih ada barang2 yang berguna tapi ga dipakai lagi bisa disumbangkan ke orang2

- jadi trauma beli2 furniture dan barang2 pecah belah, sekalinya pindahan susah banget ngurusnya

- lebih baik hidup minimal tanpa banyak barang2 di rumah, hati juga lebih tenang

- ga masalah ga punya banyak barang yang penting kita punya apa yang kita butuhkan saja

- intinya semakin banyak barang di rumah, hanya membuat stress di kemudian hari (terutama jika harus pindahan)

- bersyukurlah kalau sudah punya rumah sendiri, tapi tetap sering2 beberes, berikanlah warisan pada anak cucu kita barang2 yang mereka butuhkan saja jangan buat mereka stress di kemudian hari jika harus membereskan barang2 kita

- furniture knock down jauh lebih praktis dibanding built-in furniture, karena bisa dilepas2 kalau harus pindahan

- bersabarlah bagi yang belum punya rumah, tiap hari dicicil beresin barang2nya, kalau mesti pindahan jadi lebih cepat proses pindahannya


Selama pindahan kemarin, saya jadi dekat dengan tukang loak dan tukang sampah. Mereka sangat membantu sekali dalam membereskan barang2 yang tidak diperlukan lagi. Tukang loak biasanya mau menerima kertas2, buku2, dan aneka barang2 yang sudah tidak terpakai lagi. Bahkan mereka mau membayar barang2 tersebut, terutama kertas2, buku2, dan barang yang terbuat dari besi. Kalau tukang sampah justru sebaliknya, mereka harus dibayar lebih jika kita mau membuang sampah yang banyak. Bahkan ada jasa khusus buang sampah atau puing2 bekas pindahan rumah, biayanya berkisar antara 300rb sampai 500rb per rit (rit itu sekali angkut pakai mobil truk). Dulu bahkan waktu saya membereskan sampah bahan2 kimia punya ayah saya, saya harus membayar jasa buang sampah khusus semacam buang sampah medis, kimia, dll. Bayarannya juga kurang lebih sama, saya lupa berapa pastinya.

Untuk pindahan kemarin, kalau di total2 bisa habis sekitar 5-7 juta lebih untuk biaya angkut barang, buang sampah, benerin rumah, dan lain-lain. Itu untuk rumah tingkat ya, kita nyewa 2 truk besar, dan 1 truk kecil dua kali rit. Sebenernya ada namanya truk2 itu, yang paling besar namanya Truk, yang ukuran sedang namanya Engkle, dan yang paling kecil namanya Pick Up. Kita pakai Truk dan Pick Up. Stress nya ngangkat2 dan mindahin barang2nya bukan main, jangan ditanya. Hahaa...


Sebenernya capek banget pindahan rumah itu, tapi mau bagaimana lagi, keluarga saya masih belum diberi rejeki memiliki rumah sendiri. Jadi ya doakan saja ya teman2 semoga dalam waktu ke depan keluarga kami bisa memiliki rumah sendiri jadi kami tidak harus pindah2 lagi. Aamiiin...

Tapi kami bersyukur setidaknya kami masih diberi tempat tinggal, meski sementara. Alhamdulillah.... Ya begitulah teman2 cerita pindahan rumah kali ini. Semoga bisa menjadi hikmah juga untuk decluttering barang2 yang tidak diperlukan ya. Jadi tempat tinggal kita juga jadi lebih lega dan memang isinya barang2 yang diperlukan saja. Okay, sekian dulu kali ini. See youu.......

Posted by Mariana at 9:16 PM 0 comments

2020

Assalammu'alaikum dear readers, alhamdulillah masih dipertemukan dengan tahun 2020 ini, tahun yang diwarnai dengan pandemi Covid19. Satu wabah yang merubah banyak tatanan kehidupan masyarakat dunia, subhanallah. Tapi saya ga akan bahas tentang wabah ini, saya akan cerita2 yang ringan aja ya. Kisah hidup saya, seperti biasa. 

Jadi udah 3 tahun ya semenjak terakhir kali saya nulis disini, masyaa Allah time flies. Jadi dari 3 tahun itu ga banyak sih update yang terjadi dalam hidup saya. Yang paling kentara aja di tahun 2018 saya sempet tinggal di Hong Kong untuk kerja alhamdulillah, tapi ga lama, cuma 6 bulan udah gitu balik. Terus di tahun 2019 saya sempet masuk rumah sakit karena suatu hal yang ga bisa diceritain disini, tapi alhamdulillah udah sembuh. Dan di tahun 2020 ini saya sedang aktif2nya mencari pendamping. Hehe... doakan yaa.... Jadi saya mulai aktif mendaftarkan diri di akun2 taaruf, dan sekarang alhamdulillah sedang berjalan proses taarufnya. Doakan lancar insyaa Allah sampai ke jenjang berikutnya, aamiin.

Oya di tahun 2020 ini saya juga pindah rumah (LAGI) hahaa yaa again pindah rumah rumah untuk kesekian kalinya. Kali ini saya pindah ke daerah yang sama sekali saya buta tentang daerahnya. Yaitu Cibubur. Disini rumahnya lebih kecil dari rumah yang sebelumnya, tapi alhamdulillah nyaman. Rumah ini tapi masih belum rumah sendiri, jadi ya masih panjang perjuangan untuk bisa memiliki rumah sendiri. Doakan juga ya supaya cita2 punya rumah sendiri atau rumah keluarga bisa terwujud. Aamiin.

Terus apalagi ya. Oya sebenernya saya pengen banget cerita soal kejadian saya masuk rumah sakit itu, karena berkesan banget. Tapi ga bisa diceritakan karena confidential. Tapi pengen banget cerita hahaa. Yauda cerita deh, tapi jangan menjudge ya. Jadi di tahun 2019 kemarin itu, saya sempat mengalami kerasukan (kalau menurut saya), soalnya saya seperti ada yg ngebisikin, dan suaranya jelas banget didalem kepala. Suara itu seperti menyuruh2 saya untuk melakukan sesuatu, misal saya disuruh pergi ke taman belakang rumah, lalu saya juga dibisiki kalau saya mau mengalami sakaratul maut (serem yaa... saya sendiri sampai menggigil sendiri saking takutnya, siapa sih yg ga takut dibilang bakalan mati dlm wkt dekat), dan lain2. Kalau dari segi medis saya didiagnosanya mengalami gejala Schizoaffecfive Disorder. I shouldn't tell this publicly, tapi saya pengen bgt cerita biar ga lupa. Dan biar di blog ini ada history- nya tentang kejadian bersejarah ini.

Lanjut ya, jadi karena mama saya bingung kenapa saya jadi aneh, teriak2 sendiri, terus bilang mau sakaratul maut dll, akhirnya saya dipanggilinlah ustad untuk merukyah. Tapi ga berhasil, saya ga sembuh juga. Akhirnya keesokan harinya saya dibawa ke Rumah Sakit Jiwa, dan saya nginep disana selama sebulan penuh. Betul, sebulan penuh. Saya merasa waktu sebulan itu sangat berkesan buat saya. Awal2 saya merasa seperti dibuang oleh keluarga saya, karena saya ditinggal sendiri. Saya baru dijenguk di hari kesekian, saya lupa setelah berapa hari disana. Lalu saya juga merasa seperti dicap sebagai orang gila. Padahal saya yakin betul saya ga gila. Saya hanya kerasukan atau berhalusinasi. Tapi karena masuk rumah sakit itu, saya jadi menghargai orang2 yang selama ini disebut orang gila oleh masyarakat kita. Sebenernya mereka ga gila, mereka hanya memiliki penyakit kejiwaan yg bisa disembuhkan. Saya melihat sendiri berbagai macam kasus disana, ga semuanya ga sadarkan diri dan ga bisa merawat diri mereka. Kebanyakan mereka masih sadar dan bisa merawat diri setelah dirawat disana. Bahkan ada teman satu kamar saya, bisa membaca Al-Qur'an dengan begitu lancarnya dan merdu lagi suaranya. Teman saya itu hanya memiliki trauma & sama seperti saya sempat berhalusinasi juga.

Saya juga ga ngerti kenapa saya bisa berhalusinasi dan ada yg membisiki seperti itu. Tapi saya yakin betul saya kerasukan. Sekarang alhamdulillah udah hilang suara2 di kepalanya. Tapi tetap saja satu keluarga ga ada yang percaya, mereka takut banget saya kambuh lagi. Saya masih harus minum obat sampai sekarang, walau dosisnya udah jauh berkurang dibanding awal2. Waktu pertama2 dosisnya tinggi banget, sampe ada obat tidurnya. Saya sampai ga bisa bangun subuh. Tapi alhamdulillah setelah dokternya melihat perkembangan saya yang semakin membaik, saya sudah tidak diberi obat tidur lagi. Tapi tetap setiap bulan saya harus datang untuk kontrol rutin.

Kejadian ini saya jadikan pelajaran saja, untuk semakin mendekatkan diri pada Allah SWT. Dan untuk semakin berhati2, untuk jangan sampai kerasukan lagi kalau menurut saya. Kalau menurut dokter jangan sampai kambuh lagi gejalanya. Wallahu'alam hanya Allah yang tahu sebenarnya mana yg benar, apa kerasukan apa saya benar terkena gejala Schizoaffective Disorder. Saya belum cerita ke teman2 saya soal ini, hanya satu dua orang teman saja yang tahu.

Di awal tahun saya juga sempat taaruf lalu gagal setelah pasangan taaruf saya mengetahui hal ini. Ya wajar sih, siapa juga yang ga kaget kalau tahu hal ini. Yang keluarga dekat saja ada juga yang jadi berubah setelah tahu saya pernah masuk RSJ. Untuk taaruf yang sekarang saya udah cerita juga kejadian ini, dan dia masi mau lanjut alhamdulillah. Doakan saja ya lancar2 seterusnya. Aamiin.

Update lainnya selama 3 tahun ini sepertinya itu saja. Oya adik saya udah menikah, dan udah punya anak juga. Kakak kedua saya juga udah punya anak lagi. Jadi total saya punya 3 ponakan. Hehee... Seru banyak anak kecil. Mudah2an thn depan atau tahun depannya lg saya ya yg punya anak. Aamiinn...

Mungkin itu dulu aja updatenya, nanti insyaa Allah kalau ada update lagi saya tulis lagi. Mudah2an ga sekian tahun kemudian ya. Hahaaa.... :D 

Posted by Mariana at 12:21 AM 0 comments
Newer Posts Older Posts Home
Subscribe to: Posts (Atom)

Blog Design by Gisele Jaquenod - edited by Mariana