Perhitungan penanggalan Islam diawali saat hijrahnya Nabi Muhammad SAW dari Mekkah ke Madinah, yaitu pada tahun 622 M. Namun penanggalan Hijriyah baru ditetapkan beberapa tahun setelah kejadian tersebut, yaitu pada masa pemerintahan Umar bin Khattab. Sedangkan peringatan Tahun Baru Islam sendiri baru dimulai sekitar tahun 1970-an yang berasal dari ide pertemuan cendekiawan Islam di AS yang kala itu terjadi fenomena maraknya dakwah, masjid-masjid dipenuhi jamaah, dan munculnya jilbab, hingga kemudian disebut sebagai kebangkitan Islam atau Islamic Revival.
Terkait dengan hal tersebut, kita selayaknya memaknai peristiwa hijrahnya Rasulullah sebagai momen bagi diri kita pula untuk hijrah ke hal-hal yang lebih baik di masa mendatang. Hijrah untuk kembali merefleksikan diri, tanpa ragu untuk kembali ke titik nol.
Terlepas dari itu semua, alangkah indahnya Tahun Baru Islam ini jika bisa terlewati tanpa ada peristiwa yang memprihatinkan seperti serangan Israel ke Palestina baru-baru ini di Jalur Gaza yang menewaskan 280 warga Palestina dan ratusan lainnya terluka hingga saat ini. Semoga warga Palestina selalu diberikan ketabahan dalam menghadapi rezim Zionis ini. Amin ya Allah.



0 comments:
Post a Comment