
Kecanduan saya sama serial HEROES kumat lagi. Kali ini mencoba untuk menyelesaikan Season 3 yang saking banyaknya sampe berasa kayak ga ada habisnya. Dan setiap kepingnya selalu thrilling, menarik yang bikin mata ga bisa lepas buat ngikutin. Alur ceritanya nge-flow banget nyambung dari scene satu ke scene lainnya, dari kasus yang satu ke kasus yang lain berantai dan detil hubungan sebab-akibatnya.
Yang bikin saya addict banget sama serial ini, selain karena ini 'berbau' sci-fi, tapi juga karena setiap tokoh di film ini ga bener-bener saint atau evil. Mereka bisa jadi dua-duanya. Ga kayak sinetron-sinetron picisan yang kalau tokoh baik dibuat seolah-olah seperti malaikat, ga ada celanya. Bagus terus perbuatannya dari awal sampe akhir. Ya dibuat cengeng-cengeng dikitlah biar terlihat dramatisnya. Tapi mereka ga pernah ditempatkan pada situasi yang memperlihatkan sisi 'evil' yang pasti saya yakin ada pada diri mereka jika mereka ada dalam kehidupan yang real. Begitu juga sebaliknya, yang jahat terus jahat sampe bikin ibu-ibu kalo ketemu tokoh aslinya rasanya pengen ngejambak.
Ini dia serunya. Di HEROES ga gitu. Ga bisa ditebak jalan ceritanya. Setiap tokoh di film ini diberi kesempatan untuk jadi baik maupun untuk menjadi seseorang dengan segala kelemahannya. Ada saatnya mereka memang jahat dari sananya, ada saatnya juga mereka sadar dan seketika ingin berbuat baik layaknya manusia pada umumnya. Contohnya si Sylar, the serial killer. Begitu juga sebaliknya, ada tokoh yang sudah terbiasa memerankan adegan yang baik, tapi ada kalanya mereka harus jadi jahat. Seperti si Mohinder Suresh, yang dari awal sampai season 3 awal keliatan baik, tapi tiba-tiba dia harus ngambil keputusan yang kejam dan berada di sisi penjahat. Manusiawi bukan. Ga bisa ditebak. Karena memang manusia itu dianugerahi dua sifat yang luar biasa, sifat ke-Tuhan-an dan sifat ke-setan-an. Yang saya yakin kita semua punya dan PERNAH melakukan keduanya. Terus, kenapa juga di sinetron-sinetron itu harus ditutup-tutupi segala sifat buruk si malaikat?
Kalau kata Mohinder Suresh, begini:
"There is good and there is evil, wright and wrong, heroes and villains. And if we're bless with wisdom, then there are glimpses between the cracks of each where light streams through. We wait in silence for these times when sense can be made... when meaningless existence comes into focus, and our purpose present itself. And if we have the strength to be honest, then what we find there staring back at us is our own reflection, bearing witness to the duality of life, that each one of us is capable of both the dark and the light, of good and evil, of either, of all. And destiny, while marching ever in our direction, can be rerouted the choices we make, by the love we hold onto and the promises we keep."
Nice, isn't it? We can be both. Being good now and being bad at the other time.


2 comments:
riaaa.. gw bikin blog juga loohh.. maen2 yah ke blog guaa.. hihih..
wah ada rastiii. hehee. makasih ras udah mampir. baru aja gw maen2 ke blog lo. ^^
Post a Comment