"Apa adanya kamu sudah mencukupi saya."
Begitu ucapan Rahmat kepada Tata di hari kebersamaan mereka yang disajikan dalam film Test Pack. Seketika saya terenyuh menyaksikan adegan ini, begitu sederhananya pernyataan ini namun mengandung ketulusan yang begitu besar. Ketika kita mencintai kita akan belajar untuk menerima dengan hati yang lapang.. Tapi terkadang saya bertanya-tanya, apakah ia yang kita sampaikan mengerti betapa ikhlasnya hati ini menerima? Apakah ia ingin diterima dengan keter-apa-ada-annya atau dengan penerimaan yang berbeda yang sesuai dengan harapannya?
Seorang teman memberikan satu pemahaman yang baik pada saya baru-baru ini, ia sampaikan pada saya bahwa tidak ada yang namanya pengorbanan dalam cinta. Ketika seseorang mencintai, maka kita tidak perlu berkorban. Karena apa pun yang kita berikan adalah bentuk cinta itu, bukan bentuk pengorbanan. Pemberian yang mencukupi, untuk apa adanya ia.


0 comments:
Post a Comment