Akhir-akhir ini ngeliat ponakan saya yang tambah lucu dan imut tiap harinya, membuat saya jadi gemeesss tapi sekaligus terharu sendiri. Saya bisa merasakan bagaimana kekhawatiran ibunya, yaitu kakak saya, melihat anaknya tumbuh begitu cepat. Khawatir mengenai bagaimana masa depannya, bagaimana ia tumbuh menghadapi dunia, akan menjadi apa ia nanti, dan kekhawatiran2 lainnya.
Meski saya belum memiliki anak, tapi saya bisa melihat bagaimana beratnya perjuangan kakak saya mengurus ponakan saya tersebut. Seperti tidak ada kata istirahat, karena anaknya masih berumur hampir 2 tahun jadi harus selalu diawasi.
Cukup dengan melihat bagaimana kakak saya mengurus anaknya, saya pun tidak jarang bisa merasakan lelahnya. Sekarang saya sedikit mengerti kenapa kita harus sangat menghormati orang tua, terutama ibu. Jerih payah mereka tidak bisa dibayarkan meski dengan uang sebanyak apapun, dan cara yang terbaik membalas budi orang tua kita yaitu dengan menjadi anak yang berbakti, anak yg bisa membahagiakan orang tuanya, menjadi orang yang berhasil, bermanfaat bagi sesama, dan tidak menyusahkan orang lain.
Saya ingin sekali menuliskan beberapa baris nasehat untuk ponakan saya ini, juga untuk anak saya nanti jika insyaa Allah dianugerahi anak suatu hari nanti. Meski saya tidak tau kapan itu atau entah apakah saya akan memiliki seorang anak atau tidak, karena sepertinya masih panjang perjalanan untuk bisa sampai kesana. Tapi saya ingin sekali menulis beberapa nasehat ini, karena dalam hidup saya banyak sekali hal yang saya pelajari kemudian saya sesali setelah mengerti. Yang seandainya saya mengerti sebelumnya, atau andai saja ada yang menasehati kala itu, mungkin tidak akan saya lakukan. Who knows... :')
Untuk ponakanku dan anak saya kelak jika saya memiliki seorang anak suatu hari nanti....
Ketahuilah nak, tidak ada ibu yang tidak sayang pada anaknya
Begitupula ibumu, sudah tentu ibumu sayang padamu
Nak mungkin kau tidak melihat bagaimana ibumu mengurusmu hari ini
Bahkan dari sebelum kau bangun tidur ia sudah menyiapkan segala keperluanmu
Mungkin ibumu sering marah padamu karena kenakalanmu, tapi jangan kau benci ibumu
Pahamilah ibumu sudah begitu lelah mengurusmu, itu membuat ia jadi cepat marah
Pahamilah ibumu memiliki banyak keterbatasan, tapi percayalah semua yang ibumu punya ia pakai untuk membesarkanmu
Bahkan ia simpan tabungannya sekecil apapun yang ia dapat untukmu besar nanti
Tidak jarang ia urungkan niat untuk membeli keperluannya, demi menghemat supaya bisa membeli susu yang kau suka dan pampers untukmu
Nak, ibumu mungkin tidak sempurna, tapi ia bisa membesarkanmu dengan sempurna
Kau terlihat sehat dan ceria seperti sekarang berkat perjuangan keras ibumu
Bila ibumu tidak pernah memelukmu, peluklah ia nak dan sering-sering kau cium pipinya ketika kau besar nanti
Karena ketika kau kecil dulu, ia setiap hari menggendongmu kemanapun ia pergi
Patuhilah nasehat ibumu, luangkan waktu untuk ngobrol dengannya
Jangan pernah sekali-kali kau bentak ibumu jika kau marah, itu akan menyakitkan hatinya
Bantu ibumu sesekali mengurus rumah, beri ia hadiah ketika ia ulang tahun
Pasti ia akan sangat senang
Nak, ketika kau besar nanti, jika kau perempuan pakailah kerudung dan gamis
Itu adalah sebaik-baik pakaian bagi perempuan, agar kau tidak diganggu
Dan jangan pernah kau tinggalkan sholat, berpuasalah di bulan ramadhan, bayarlah zakat, sering-sering bersedekah, dan jika kau mampu berkurbanlah dan pergilah ke tanah suci untuk menunaikan haji
Jangan lupa biasakan untuk membaca Al-Qur'an setiap hari, karena itu adalah sebaik-baik petunjuk untuk hidupmu
Jika kau masih bersekolah, belajarlah dengan rajin dan tekun
Pastikan kau mengerti apa yang diajarkan guru-guru di sekolah
Jika kau tidak mengerti, bertanyalah agar kau mengerti
Raihlah nilai yang bagus, ibumu pasti senang dan bangga sekali denganmu
Kenapa kau harus sekolah? Agar kau bisa belajar banyak hal yang tidak kau ketahui
Dengan bersekolah, keinginan-keinginanmu bisa tercapai suatu hari nanti
Apapun yang kau inginkan insyaa Allah bisa terwujud, asal kau sekolah dengan rajin
Bercita-citalah setinggi langit, dan jadilah manusia yang bermanfaat bagi sekitar
Camkan ini nak,
Uang memang bukan segala-galanya, tapi kau butuh uang untuk beramal ibadah
Karena itu tuntutlah ilmu, ia akan sangat bermanfaat untuk dirimu kelak
Nak, bertemanlah dengan orang yang mengingatkanmu akan Allah SWT
Bertemanlah dengan orang yang memiliki hati yang baik
Kau bisa melihat ia teman yang baik atau tidak ketika kau sedang susah
Namun siapapun temanmu, ingat ini nak
Dahulukan orang tuamu sebelum temanmu, siapapun ia
Jangan sampai kau sibuk dengan teman sampai lupa pada orang tua
Nak, jika kau perempuan jangan mau dirimu dipegang oleh laki-laki yang bukan muhrim mu
Jaga jarak, meski kau suka dengannya jangan mau berpacaran sebaik apapun ia
Jangan mau berduaan di tempat sepi, jangan mau diberi harapan atau terbuai dengan keinginannya meminangmu
Keinginan hanyalah keinginan nak, ia tidak lebih dari itu
Lelaki yang baik akan langsung mendatangi ayah dan ibumu untuk meminta ijin menikahimu
Nak, jika kau laki-laki, jadilah laki-laki yang hebat
Laki-laki yang bisa bermanfaat bagi sesama
Terutama keluargamu, jadilah sosok yang bisa membantu keluargamu
Pria yang hebat adalah pria yang mampu menanggung kebutuhan keluarganya
Memuliakan ibunya, istrinya, dan saudara-saudara perempuannya
Jika kau laki-laki, ingatlah nak
Lelaki yang baik tidak akan memegang wanita yang bukan muhrimnya
Lelaki yang baik juga tidak akan mempermainkan anak gadis orang
Dan tidak perlu lah nak kau memberi harapan setinggi langit
Jika kau belum mampu menikahi wanita yang kau sukai
Sukailah ia dalam diam dan datangi ayahnya ketika kau sudah siap menikahinya
Camkan ini nak, laki-laki yang hebat tidak akan memukul seorang wanita
Mana mungkin seorang wanita adalah lawan yang seimbang bagi laki-laki
Jika ingin bertarung, ikutlah olahraga bela diri
Disana kau bisa berlatih bertarung menjadi lelaki sejati
Namun siapapun lawanmu, yang harus kau taklukkan terlebih dahulu adalah dirimu sendiri
Kalau kau sudah bisa menaklukkan hawa nafsumu, barulah kau bisa menaklukkan lawanmu
Ingat nak, sehebat apapun kawanmu, jangan mau kau terima rokok darinya
Apalagi minuman tidak jelas, ingat semua itu adalah haram
Ketika kau berdekatan dengan yang haram, sudah tentu hancurlah hidupmu
Dari detik kau pertama kali menggunakannya
Ingat nak, sebesar apapun dosamu, Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang
Tidak ada kata terlambat untuk kembali ke jalan yang baik
Tapi jangan kau gunakan sifat Maha Pengampun-Nya untuk menunda kebaikan
Kau tidak tahu kapan ajalmu datang
Jangan kau tunda-tunda untuk bertobat dan kembali ke jalan yang benar
Nak, ketika kau punya anak nanti
Sayangi ia seperti kau disayang oleh ayah ibumu
Sayangi anak perempuanmu, cukupilah kebutuhannya
Jangan kau pukul anakmu, karena itu tidak hanya akan menyakiti fisiknya
Tapi juga hatinya, dan ia akan ingat itu selama-lamanya
Nak, apapun masalah yang kau hadapi
Selalu ingat Allah dimanapun kau berada
Hanya dengan mengingat Allah, niscaya hati menjadi tentram
Carilah pertolongan melalui sabar dan sholat
Hidup ini tidak lain adalah ujian, baik susah maupun senang
Keduanya adalah ujian, jika kita sabar insyaa Allah bisa dilewati dengan baik
Tetaplah kau berada pada jalan yang baik, dan jangan lupakan sholat
Doakan selalu ayah dan ibumu setelah sholat
Mereka pun tak pernah lupa mendoakanmu tanpa henti di akhir sholatnya
Mudah-mudahan kita termasuk orang-orang yang diridhai oleh Allah SWT
Ketika ayah dan ibumu pergi, tetap jaga silaturahmi dengan saudara-saudaramu
Berbuat baiklah karena semua perbuatan kita akan kembali pada diri kita sendiri
Mudah-mudahan akhir hidupmu baik Nak
Dan mudah-mudahan kita bertemu lagi di jannah-Nya
Aamiin....


0 comments:
Post a Comment