Alhamdulillah kembali kita bertemu dengan bulan yang penuh berkah, bulan Ramadhan. Satu bulan yang di dalamnya terdapat satu malam yang lebih baik dari malam seribu bulan. Sebulan penuh yang dengannya kita diwajibkan berpuasa, lalu berikhtiar untuk memperbanyak ibadah, semata untuk mencari ridho-Nya.
Berbicara mengenai bulan Ramadhan, memori saya seketika teringat akan lagu-lagu Religi yang dahulu sering diputar di stasiun-stasiun televisi lokal. Dari lagu-lagu Bimbo, Chrisye, Gigi, Ungu, Novita Kolopaking, dan banyak lagi, yang menambah kekhusyukan dalam mengingat Sang Pencipta.
Dari sekian lagu yang saya ingat, pikiran saya tertuju pada sebuah lagu yang dibawakan oleh Chrisye dan Ahmad Dhani yang berjudul "Jika Surga Dan Neraka Tak Pernah Ada". Dalam lagu tersebut tersimpan makna yang begitu dalam yang mempertanyakan mengenai keikhlasan kita dalam beribadah. Mempertanyakan niat yang sebenarnya dibalik kekhusyuan kita menyembah Sang Pencipta. Isi lirik ini cukup bagus untuk dihayati, seperti berikut :
Apakah kita semua
Benar-benar tulus
Menyembah pada-Nya
Atau mungkin kita hanya
Takut pada neraka
Dan inginkan surga
Jika surga dan neraka tak pernah ada
Masihkan kau bersujud kepada-Nya
Jika surga dan neraka tak pernah ada
Masihkah kau menyebut nama-Nya
Bisakah kita semua
Benar-benar sujud sepenuh hati
Kar`na sungguh memang Dia
Memang pantas disembah
Memang pantas dipuja
Jika surga dan neraka tak pernah ada, pernahkah kita terlintas apakah kita akan tulus beribadah padaNya? Tulus tanpa pamrih, tulus karena timbul kesadaran dalam diri bahwa kita bukanlah siapa-siapa tanpa Sang Pencipta. Mudah-mudahan dengan ini perlahan kita dapat memahami hakikat yang sesungguhnya dalam beribadah, hakikat yang menjadi inti dari peribadatan, inti dari kehidupan ini. Ketika tiba waktunya, mudah-mudahan pula kita memahami bahwa sesungguhnya tiadalah kita diciptakan selain untuk menyembah-Nya.
اِنَّ صَلاَتِي وَنُسُكِي وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِي ِﷲِ رَبِّ الْعَالَمِينَ
Inna shalaatii wanusukii wamahyaaya wamamaatii lillaahi rabbil 'aalamiin
Sesungguhnya shalatku, ibadahku, hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam
20 July 2013
Subscribe to:
Post Comments (Atom)


0 comments:
Post a Comment