Happiness is not a destination, happiness is a journey.
Saya baru saja mengisi beberapa pertanyaan dalam sebuah buku yang sedang saya baca, dan jari-jari saya seketika terhenti di pertanyaan terakhir : "Apa arti kebahagiaan bagi saya?"
Saya merenung sesaat memikirkan jawaban yang saya cari.
Tidak seperti pertanyaan-pertanyaan sebelumnya yang dengan mudah saya jawab tanpa perlu berpikir lama, yaitu pertanyaan mengenai apa-saja-keinginan-saya yang saya tahu betul jawabannya. Bahkan saya menuliskannya begitu panjang hingga dua halaman. Karena saya tahu betul apa yang saya inginkan.
Tapi di pertanyaan terakhir, apa arti kebahagiaan? Saya langsung terdiam..... hingga melamun sesaat memikirkan jawabannya.
Lalu timbul pertanyaan-pertanyaan dari benak saya sendiri.
Sebenarnya apa yang saya cari,
apa yang saya inginkan hingga saya bisa bahagia,
benarkah apa yang telah saya tuliskan sebelumnya hingga dua halaman itu adalah alasan saya bisa bahagia,
jika tidak ada dua halaman itu apakah saya tidak bisa merasakan kebahagiaan,
mengapa saya menginginkan dua halaman tersebut untuk bisa bahagia,
apa kebahagiaan itu sendiri??
Dan sesaat kemudian saya tersenyum sendiri. Dengan sumringah yang lebar seakan seluruh dunia dan seisinya telah diberikan untuk saya.
Ternyata saya sudah mendapatkan apa yang saya cari.
Jawaban saya hanya dua baris :
Arti kebahagiaan bagi saya adalah hidup itu sendiri.
Hidup adalah bentuk dari kebahagiaan yang hakiki.
Benar kawan, merasakan hidup dengan segala dinamikanya adalah bentuk kebahagiaan bagi saya. Selain senang, gembira, berbunga-bunga, bahkan terharu, sedih, menangis, kecewa pun adalah bagian dari bahagia dengan bentuk yang berbeda. Semuanya satu rasa. Menjadi bagian dari kehidupan ini, sebagai manusia yang dianugerahi hati untuk merasakan, alhamdulillah sudah merupakan kebahagiaan yang luar biasa besar. Apa lagi yang saya cari, ketika kehidupan ini sendiri sudah merupakan anugerah kebahagiaan yang diberikan oleh Allah SWT kepada saya sebagai seorang manusia. Saya seorang manusia, satu insan dari sekian banyak makhluk yang ada di alam semesta ini, diberikan kesempatan untuk hidup dan merasakan dunia dan seisinya yang telah diciptakan oleh Allah SWT dengan begitu lengkap dan indah. Sudah sepantasnya saya bersyukur dan bersujud untuk mengucapkan rasa terima kasih yang begitu besar atas anugerah hidup ini sendiri.
Alhamdulillah...
فَبِأَيِّ آلَاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ
"Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?" - Surat Ar-Rahman


0 comments:
Post a Comment